Lagi, Mayat Perempuan Tak Utuh Ditemukan di Banyuasin

Korban mayat perempuan yang ditemukan di perairan Banyuasin, Sumatera Selatan
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Aji YK Putra/ Palembang

VIVA.co.id – Warga Desa Muarakuang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kembali dihebohkan dengan penemuan satu mayat berjenis kelamin perempuan yang mengambang di aliran sungai, Sabtu, 14 Mei 2016.

Padahal, sebelumnya juga ditemukan dua mayat yang terdiri pria dan wanita di dalam karung, ditemukan di lokasi yang tak begitu jauh.

Mayat berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan berumur 14 tahun tersebut, tak utuh seperti dua jenazah sebelumnya.

Tubuh korban yang masih muda ini terpisah dari kaki dan tangan kanannya. Diduga kuat telah dimutilasi. Tak ada identitas apapun di tubuh perempuan ini. Bahkan, wajahnya juga sudah tak dapat dikenali lagi, lantaran telah hancur.

“Diperkirakan sudah meninggal 4 hari yang lalu. Jenis kelamin perempuan usia sekitar 14 tahun. Kaki dan tangannya terpotong, sudah kami temukan,” kata Kabid Dokkes Polda Sumatera Selatan, AKBP Soesilo Pradoto.

Dijelaskan Soesilo, penemuan mayat perempuan itu berawal dari warga sekitar yang sedang beraktivitas. Tiba-tiba melihat korban mengambang di sungai dan warga langsung menghubungi kepolisian setempat.

"Jarak dari penemuan mayat itu hanya 2 kilometer dari dua mayat sebelumnya. Nanti kami cocokkan DNA-nya, apakah ketiga korban ini adalah satu keluarga atau bukan,” tutur Soesilo.

Sebelumnya, mayat seorang perempuan dan lelaki tanpa identitas juga ditemukan di perairan Sungai Muara jalur 25 Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat, 13 Mei 2016.

Mirisnya, dua mayat itu dimasukkan ke dalam karung dengan kondisi muka dibekap menggunakan kain. Keduanya diduga kuat adalah korban pembunuhan. (ase)