Terminal Bus Dipadati Penumpang Arus Balik

Suasana terminal bus Kampung Rambutan pada H-6 lebaran, Jumat, 1 Juli 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id / Irwandi Arsyad

VIVA.co.id – Global Positioning System (GPS) dan Terminal Direktur Jenderal (Ditjen) Hubungan Darat (Hubdat) memantau sejumlah terminal tipe A di Indonesia pada H+8. Situasi di semua terminal itu hari ini lebih ramai dari hari-hari sebelumnya karena banyak orang memilih pulang akhir pekan ini seiring akan dimulainya tahun ajaran baru di sekolah-sekolah mulai pekan depan.

Terdapat 15 provinsi dengan 51 terminal yang terpantau oleh posko (GPS) dan Terminal Ditjen Hubdat, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Lampung, Kalimantan Selatan dan Timur, Sulawesi Selatan dan Utara, Sumatera Utara dan Selatan, serta Nusa Tenggara Barat.

Pantauan viva.co.id dari data 15 Juli hingga 16 Juli pukul 08.22 WIB, arus balik di terminal tipe A paling tinggi terjadi di provinsi DKI Jakarta dengan banyak bus yang masuk berjumlah 853 unit, yang mengangkut penumpang sebanyak 34.524 orang. Jumlah keramaian ini terjadi di terminal Kampung Rambutan.

"Arus balik di terminal lebih ramai kemarin," kata salah satu petugas posko GPS dan Terminal Ditjen Hubdat, Naomi, Sabtu 16 Juli 2016.

Terminal selanjutnya di Jakarta yang menunjukkan keramaian adalah di terminal Pulogadung, yaitu dengan 267 unit bus yang masuk dengan penumpang sebanyak 4.696 orang.

Di Jawa Barat arus balik paling ramai terjadi di terminal Baranangsiang dengan jumlah unit bus dan penumpang sebanyak 416 unit dan 5.795 orang.

Kemudian, di Jawa Tengah keramaian ditunjukkan terjadi di terminal Terboyo dengan jumlah bus 613 unit yang mengangkut penumpang balik 5.876 orang.

Selanjutnya, di DI Yogyakarta keramaian hampir terpusat di terminal Jombor dengan jumlah bus 171 unit dan mengangkut penunpang sebanyak 2.159 orang. Selain di terminal Wonosari yang terdapat 10 unit bus yang mengangkut 87 orang.

Lalu, di Jawa Timur terminal Purabaya menunjukkan tingginya masyarakat yang melakukan arus balik sebanyak 54.315 dari 1.254 unit bus.

Di Banten arus balik masyarakat yang menggunakan transportasi bus terpusat di terminal Poris Plawad dengan jumlah bus 524 unit dengan penumpang 887 orang. Di Bali pun arus balik terpusat, yaitu di terminal Mengwi. Menunjukkan 47 unit bus dengan penumpang 521 orang.

Arus balik di terminal lainnya yang terpusat adalah di Kalimantan. Aktivitas keluar masuk bus hanya ada di terminal Pal 6 Kalimantan Selatan. Jumlah bus masuk tercatat 143 unit dengan penumpang 1.523 orang.

Kemudian, Sulawesi yang hanya ada di terminal Daya Sulawesi Selatan, yang terdiri dari 458 unit bus dengan jumlah penumpang 1.770. Seterusnya, di Lampung jumlah arus balik ada 14.343 orang dari bus sebanyak 463 unit di terminal Rajabasa.

Di Sumatera Utara keramaian ada di terminal Pinangrabis  Dengan jumlah bus dan penumpang sebanyak 538 uni dan 9.030 orang. Sedangkan, di Sumatera Selatan terminal terpusat di terminal Alang-alang Lebar yang berjumlah 12 bus dan penumpang 430 orang.

Di sini pun jumlah arus balik lebih banyak daripada arus keluar, meski selisihnya hanya sedikit. Di mana, arus keluar yang ada berjumlah 10 unit dengan 360 orang. Sedangkan, di terminal Mandalika, satu-satunya terminal Nusa Renggara Barat yang terpantau tidak ada aktivitas.

(ren)