Sudah 14 Bulan Dikubur, Waluyo Mendadak Pulang ke Rumah

Makam Waluyo (62) warga Suryoputran, Penembahan, Kraton, Yogyakarta.
Sumber :
  • Daru Waskita

VIVA.co.id - Sekitar 14 bulan lalu, jasad (yang saat itu dikira) Waluyo (62), warga Suryoputran, Penembahan, Kraton, Yogyakarta, dimakamkan di tempat pemakaman umum di Dusun Suren Kulon, Desa Canden, Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Waluyo dinyatakan meninggal oleh RSUP dr. Sarjito Yogyakarta.

Tidak ada yang aneh dari kematian Waluyo. Tapi satu hari lalu, warga heboh karena Waluyo hidup kembali dan pulang ke rumahnya. Warga heran, lalu siapa orang yang telah dimakamkan itu.

"Saya juga kaget dan bingung mendengar Waluyo hidup kembali. Saya ikut kubur 14 bulan lalu, tapi sekarang hidup lagi," kata Sadari, kakak sepupu Waluyo saat ditemui di Dusun Suren Kulon, Rabu, 3 Agustus 2016.

Tak hanya Sadari yang kaget dan tak percaya adiknya hidup kembali, warga Dusun Suren Kulon juga bingung dan kaget namun semua ini terjawab sudah ketika warga Suren Kulon yang masih ada hubungan saudara dengan Waluyo berkunjung ke Suryoputran untuk memastikan Waluyo hidup kembali.

"Kemarin saya bersama istri dan keluarga adik saya di Suren Kulon datang ke rumah Waluyo di Suryoputran dan bertemu dengan Waluyo dalam kondisi hidup dan sangat sehat," ujarnya.

Diakui Sadari, saat jenazah Waluyo akan dimakamkan di tempat kelahirannya, mulai dari tempat tinggalnya sampai makam, kondisi peti jenasah sudah ditutup dan tidak pernah dipastikan oleh keluarga. Saat hari pemakaman keluarga langsung memasukkan dalam liang kubur.

"Warga memang datang melayat, tahunya yang ada di dalam peti ya Waluyo. Saat penguburan keluarga dari Waluyo juga hadir semua. Termasuk ratusan warga dari Suryoputran yang mengantar jenasah Waluyo," ujarnya.

Sebelum meninggal, istri Waluyo selama hampir satu pekan turut merawat Waluyo di RSUP dr. Sarjito Yogyakarta, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Semua keluarga yang ada di Suryoputran juga mengakui bahwa Waluyo sudah meninggal. Saya tahu kabar Waluyo meninggal dari kakak saya yang tinggal di Jalan Magelang Jogja dan diminta oleh pihak keluarga menyiapkan liang lahat kala itu," ujarnya.