Benda Diduga Bom Rakitan Ditemukan di Rumah Terduga Teroris

Anggota Tim Densus 88 Antiteror tengah menangkap terduga teroris. (Ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA/M N Kanwa

VIVA.co.id - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror bersama tim dari Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Satuan Sabhara Polresta Barelang Batam, mengamankan barang bukti yang diduga bom rakitan, dari kediaman Gigih, terduga teroris, di Perumahan Mediterania, Batam.

"Tadi polisi ada membawa barang yang diduga bom rakitan dari rumah Pak Gigih," ujar Sundari, bendahara RT yang berada di lokasi, Jumat, 5 Agustus 2016.

Kapolda Kepri Brigadir Jenderal Polisi Sam Budigusdian belum bisa memastikan barang bukti yang diamankan adalah bom rakitan. Sebab, saat ini Densus 88 Antiteror dan tim dari Polda Kepri masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan.

"Belum bisa dipastikan karena masih dalam pengembangan dan pemeriksaan Densus 88," kata Sam, Jumat, 5 Agustus 2016.

Sementara dari kediaman Eka Saputra dan Tarmidzi, di Perumahan Cluster Sakura, Batam Centre, Batam, polisi  membawa karung berwarna putih.

"Tadi ada barang bukti yang diamankan polisi dari dalam rumah di dua kamar, tapi saya enggak bisa sebutkan barang apa saja," kata Usman, Ketua 04 RW 29 yang menyaksikan penggerebekan.

Menurut dia, sebelum melakukan penggerebekan pagi tadi, polisi sudah melakukan pengintaian sejak malam di rumah tersebut.

Sebelumnya diwartakan, Densus 88 Antiteror menangkap enam orang terduga teroris Kelompok KGR alias Katibah Gigih Rahmat di Batam, Kepulauan Riau. Mereka ditangkap diduga terkait dengan jaringan kelompok teroris Bahrun Naim dan Nur Rohman, pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar mengatakan bahwa enam orang itu di antaranya, GRD (31), merupakan karyawan pabrik, dan telah diringkus di Jalan Daeng Kamboja, Batam Center.