Diarak di Manado, Pipi Liliyana 'Butet' Natsir Terbakar

Arak-arakan yang membawa Liliyana 'Butet' Natsir di Kota Manado, Senin (29/8/2016). Seluruh warga Kota Manado bersukacita menyambut peraih medali emas Olimpiade Brasil tersebut.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agustinus Hari

VIVA.co.id – atau Butet, peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 di Brasil, diarak keliling Kota Manado Sulawesi Utara oleh pemerintah setempat, Senin, 29 Agustus 2016.

Perempuan asli Manado kelahiran 9 September 1985 itu diarak keliling selama empat jam. Namun, tidak terlihat sedikit pun raut kelelahan di wajah . Hanya pipinya yang memerah karena terbakar matahari.

"So merah Butet pe pipi (sudah merah pipi Butet) setelah diarak dan terkena matahari. Maklum saja, dia diarak mulai pukul 14.30 WITA hingga 17.30 WITA," ujar ibunda , Olly Maramis saat tiba di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey saat menerima kedatangan mengaku kagum dan bangga atas prestasinya. "Selain jadi pahlawan bangsa, juga ikut mengangkat nama Manado dan Sulawesi Utara di tingkat dunia," ujarnya.

Ia menambahkan untuk bonus rumah saat ini rumahnya sedang dalam tahap pengerjaan. "Mudah-mudahan bulan Desember sudah bisa ditempati. Bonus ini merupakan kepedulian Pemprov Sulut dengan prestasi medali emas Olimpiade," ujar Olly.

Ayah , Benno Natsir, mengatakan penyambutan warga Manado bikin terharu keluarga. "Semoga prestasi yang diraih anak saya menjadi pemicu munculnya bulutangkis muda asal Sulut. Iya, kita harus menjaga tradisi Sulut sebagai gudangnya atlet bulutangkis Indonesia," kata dia.

(ren)