99 Anak Korban Prostitusi Gay Punya Nama Geng Ceper

Anak korban kekejaman.
Sumber :
  • http://saung99.blogspot.com

VIVA.co.id – Badan Reserse Kriminal Mabes Polri akan tetap memburu tersangka lain maupun pelanggan prostitusi gay, dengan korban anak laki-laki di bawah umur. Saat ini, polisi sudah menangkap dua orang muncikari dan satu pelanggan.

"Ada lima korban masih SMP, dua orang sudah putus sekolah. Dari pengembangan, satu pelanggan dan satu muncikari juga. Kita masih kembangkan ada muncikari lain," kata Kabareskrim Mabes Polri, Irjen (Pol) Ari Dono Sukmanto, Kamis, 1 September 2016.

Ari Dono menambahkan, AR sebagai pelaku utama memang merupakan seorang residivis. Dia keluar dari penjara 5 bulan lalu dan dipidana dalam kasus muncikari. Dengan korban perempuan. Setelah keluar dari penjara, AR langsung menggeluti profesi lamanya lagi. Tapi kali ini, yang menjadi korban adalah anak laki-laki. Dari pengakuan tersangka, ada 99 anak yang dijadikan korban.

Dengan bujuk rayu, AR dapat mengumpulkan puluhan anak di tempat kosnya. Bahkan mereka diberi nama 'Geng Ceper' yang bersedia mengikuti apa saja perintah AR.

"Dari lima bulan di tempat kos, dengan pemuda di lingkungan itu, membuat satu grup ceper. Dengan dibujuk rayu, korban mau melayani," katanya.

Dari pengakuan salah satu korban, dia sebenarnya menginginkan kebahagiaan di rumahnya. Korban ini sempat memiliki keluarga yang bahagia hingga usianya 13 tahun. Tapi orangtuanya sering bertengkar dan bercerai. Dia kemudian bertemu dan AR yang mau mendengarkan keluhannya.