Indonesia Dukung Timor Leste Masuk ASEAN

Abdurrahman Mohammad Fachir, Wakil Menteri Luar Negeri RI.
Sumber :
  • VIVAnews / Renne Kawilarang

VIVA.co.id – Wakil Menteri Luar Negeri, A.M. Fachir menerima kunjungan dari Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerjasama (Wamenluker) Timor Leste, Roberto Sarmento De Oliveira Soares. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu penting dibahas, salah satunya soal keinginan Timor Leste jadi anggota ASEAN ke-11.

Indonesia sebagai salah satu pendiri akan terus mendukung Timor Leste untuk masuk ke dalam keanggotan ASEAN. Meski belum resmi jadi anggota ASEAN, namun dalam beberapa kegiatan, Timor Leste acap kali terlibat dan hadir.

“Indonesia senantiasa mendukung keanggotaan Timor Leste di ASEAN dan terus mendorong negara anggota ASEAN untuk mengundang Timor Leste berpartisipasi dalam meningkatkan pembangunan kapasitas Timor Leste menuju keanggotaannya di ASEAN,” kata A.M. Fachir melalui keterangan tertulisnya kepada VIVA.co.id, Sabtu, 3 September 2016.

Dalam pertemuan tersebut, Wamenlu Fachir menyampaikan pula berbagai isu yang menjadi komitmen kepala negara, yaitu masalah peningkatan ekonomi, investasi, dan penyelesaian secara cepat dan terukur perbatasan darat dan maritim kedua negara. Untuk itu, Fachir menilai, kedua Wamenlu seyogyanya dapat meningkatkan koordinasi agar mempercepat komitmen yang disepakati kedua kepala negara.

Selain itu, keduanya juga membahas kerja sama di bawah kerangka Trilateral Timor Leste, Indonesia, dan Australia, serta upaya mendorong diplomasi ekonomi melalui kehadiran pengusaha Timor Leste dalam kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) bulan Oktober 2016 mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, Wamenluker Soares juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia yang terus memberikan dukungan dalam berbagai kerja sama di tataran politik, ekonomi dan sosial budaya.

"Terima kasih atas dukungan Indonesia untuk aplikasi Timor Leste menjadi anggota ASEAN. Hubungan Indonesia dan Timor Leste saat ini dalam tingkat yang luar biasa (extraordinary)," ujar Wamenluker Timor Leste tersebut.

(mus)