Pengantar Rombongan Pendaki Meninggal di Semeru

Ilustrasi traveling
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Zabur Karuru

VIVA.co.id - Bambang Susilo Marimin, seorang pengantar rombongan pendaki, meninggal dunia di jalur pendakian simpang terabasan Gunung Semeru, Jawa Timur, pada Sabtu, 29 Oktober 2016. Pria berusia 62 tahun itu diketahui sebagai warga Kepuharjo, Kabupaten Lumajang.

Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Antong Hartadi, Bambang sebenarnya hanya berniat mengantarkan rekannya rombongan pendaki asal Lumajang. Rombongan yang sebanyak 30 orang itu akan mendaki Semeru pada Sabtu.

"Pada pukul setengah satu siang, petugas jaga resort Ranupane mendapat laporan dari salah satu rombongan bernama Ulwanur Rofit (22 tahun) bahwa satu orang rombongan di jalur pendakian (simpang terabasan) mengalami sakit," kata Atong. 

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Bambang sempat berkomunikasi dengan Ulwanur melalui sambungan pesawat radio. Namun Ulwanur mulai curiga saat Bambang tiba-tiba tidak membalas komunikasinya.

"Rekan Ulwanur datang menghampiri korban, saat itu sempat mendengar dengkuran kemudian dilakukan pengecekan nadi dan napas, ternyata sudah tidak dapat dirasakan denyut nadi dan embusan napasnya serta kondisi mata melotot. Ulwanur langsung turun menuju Pos Ranupane untuk pelaporan," ujar Atong.

Tim evakuasi dan beberapa warga desa setempat lalu menuju lokasi dan korban dievakuasi menuju Pos Ranupane. Tim kesehatan sempat memeriksa korban namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

"Pada pukul setengah tiga sore, atas permintaan rekan korban, meminta untuk langsung dibawa ke rumah duka di Lumajang menggunakan mobil ambulans Desa Ranupane," kata Atong.

(ren)