Pesan Siswa SD Korban Gempa Aceh untuk Jokowi

SD Negeri Peulandok Tunong, Pidie Jaya, Aceh rusak parah akibat gempa
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Anwar Sadat

VIVA.co.id – Kesedihan menggelayuti Afdhal, siswa SD Negeri Peulandok Tunong, Pidie Jaya, Aceh. Dia berduka melihat sekolahnya hancur akibat gempa 6,5 skala Richter (SR), Rabu, 7 Desember 2016. Padahal di sana, tempat ia menuntut ilmu, berinteraksi dan bermain dengan teman-temannya. "Iya (sedih), enggak bisa belajar," kata Afdhal saat ditemui di sekolahnya, Sabtu, 10 Desember 2016.

Sebab, sebagai siswa kelas 6, dia harus menyiapkan diri untuk ujian kelulusan nanti. Dengan hancurnya sekolah, Afdhal merasa khawatir hal tersebut akan menjadi hambatan kelulusannya.  

Sebagai seorang siswa Afdhal tidak menuntut banyak. Ia hanya ingin sekolah tempatnya belajar dapat kembali seperti sediakala. Demi harapannya terwujud, ia menyampaikan pesan kepada Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi.

"Pak Presiden, kami minta bangun sekolah kami lagi ya, yang rapi dan yang bagus. Biar kami bisa belajar lagi," ujarnya.

Saat ini, menurut Wakil Kepala Sekolah SDN Peulandok Tunong Wardiah, semestinya murid-murid sedang menjalani ujian, namun terpaksa ditunda akibat kondisi ruang kelas yang hancur.  "Saat ini sedang ujian, tapi kondisi sedang seperti ini, ya apa boleh buat," katanya.

Meski kondisi saat ini sedang diliburkan, murid-murid cukup banyak yang datang melihat sekolah mereka. "Anak-anak datang untuk lihat kelas mereka, ada yang juga main di halaman," kata Wardiah.

Pantauan VIVA.co.id, Sabtu, 10 Desember 2016, SD Negeri Peulandok Tunong tampak porak poranda. Bahkan, ada sebuah bangunan yang hampir rata dengan tanah. Tidak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

SD Negeri Peulandok Tunong, Pidie Jaya, Aceh, merupakan salah satu sekolah yang mengalami kerusakan parah akibat gempa itu. Selain itu, 81 sekolah lainnya hancur di Pidie Jaya.