Pria di Bandung Tusuk Delapan Orang, 1 Tewas

Ilustrasi pembunuhan.
Sumber :
  • http://informasi-fantastis.blogspot.co.id

VIVA.co.id – Seorang pengangguran inisial MAG membabi buta menganiaya delapan orang dengan pisau dapur menebas dan menyayat tanpa ampun. Salah satu korban, Asep Odang Sutisna meregang nyawa akibat dua tusukan pelaku yang bersarang di dada sebelah kiri dan bahu kanan.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 17:00 WIB di kampung Cigondewah Kaler RT 02/03 Kelurahan Cigondewah Kaler Kecamatan Bandung Kulon.

"Pelaku menusuk korban AOS dengan pisau dapur. Pelaku juga menusuk tujuh korban lainnya," ujar Yusri, Selasa 13 Desember 2016

Yusri mengakui polisi tengah mendalami motif pelaku, termasuk mendalami keterangan saksi-saksi di tempat kejadian perkara tengah dilakukan petugas. Barang bukti yang diamankan diantaranya, dua buah pisau dapur sepanjang 30 centimeter dan satu buah pisau dapur 25 sentimeter berkarat.

"Masih dicari motifnya," katanya.

Tujuh korban yang mengalami luka-luka adalah Ayip, Tursin, Acep Nugraha, Ahmad Sopandi dan Agus Munawar. Azis saat ini tengah mendapatkan penanganan serius di Rumah Sakit setempat.

Sementara itu, Ketua RW 03, Rudi kurniawan menjelaskan, penusukan terjadi di kawasan jembatan penyeberangan orang (JPO) atas Tol Purbaleunyi yang menghubungkan RW 3 dan RW 12.

"Awalnya pelaku yang tidak diketahui iddentitasnya itu menusuk Dadan. Anaknya Pak Odang ketika melintas JPO bersama anaknya. Pelaku menusuk punggungnya," ujar  Rudi

Dadan kemudian pulang ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian dan memberitahu keluarganya. Kemudian Asep Odang mendatangi lokasi setelah mendengar kejadian itu.

"Ingin menanyakan ke pelaku apa yang terjadi. Pak Odang ternyata juga menjadi korban penusukan. Odang ditusuk di bagian dadanya," ujarnya.

Menurutnya, pelaku meninggalkan korban. Asep, lanjut dia, sempat berjalan menuruni tangga JPO dengan kondisi berlumuran darah namun terkapar di anak tangga dan langsung dibawa warga ke klinik terdekat.

"Agus dan Acep yang mengetahui hal itu mengejar pelaku. Takutnya pelaku menusuk orang lain lagi, ternyata juga kena tusukan. Pelaku baru berhasil ditangkap warga beramai-ramai di Jembatan Cinta," katanya.