Jembatan Putus, Dua Desa di Banten Terisolasi

Jembatan utama penghubung dua desa di kecamatan berbeda di Kabupaten Serang, Banten, putus akibat diterjang banjir pada Jumat, 5 Mei 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yandi Deslatama

VIVA.co.id - Dua desa di Kabupaten Serang, Banten, terisolasi akibat jembatan utama di sana putus setelah diterjang banjir pada Jumat pekan lalu.

Jembatan beton itu menghubungkan dua desa dan menjadi satu-satunya akses transportasi serta logistik, yakni Desa Ciagel di Kecamatan Kibin dan Desa Pematang di Kecamatan Kragilan.

Jembatan juga jalur alternatif warga untuk menuju Kecamatan Petir dan Kecamatan Cikeusal di Kota Serang. Soalnya melalui jembatan itu dapat mempersingkat jarak tempuh meski kondisi jalan tak seluruhnya mulus.

Menurut Dede Efendi, warga setempat, jembatan itu putus setelah diterjang banjir pada Jumat pekan lalu. Lebih separuh ruas jembatan ambruk. Sementara air sungai mengalir kencang karena belum lama hujan deras.

Warga setempat kini harus berjalan memutar ke arah Tirtayasa untuk beraktivitas. Jaraknya memang cukup jauh, yakni sekira lima kilometer, tetapi warga tak punya pilihan lain.

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan itu karena sangat diandalkan untuk jalur transportasi. Minimal dalam waktu dekat pemerintah memasang rambu peringatan agar untuk sementara waktu warga tak melintasi jalur itu.

"Harapan masyarakat sini bisa segera direnovasi, biar enggak ambles lagi," ujar Dede ketika ditemui di lokasi pada Senin, 8 Mei 2017.