Seorang Warga Ciamis Meninggal akibat Gempa Tasikmalaya

Gempa Bumi di Sukabumi, Jawa Barat.
Sumber :
  • tvOne

VIVA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika meminta masyarakat mewaspadai gempa susulan yang bakal terjadi di wilayah yang sebelumnya terguncang akibat gempa di Tasikmalaya dengan kekuatan 7,3 Skala Richter. Kekuatan gempa kemudian diperbaiki parameternya menjadi 6,9 Skala Richter.

Hingga Sabtu, 16 Desember 2017 pada pukul 01.15 WIB, peringatan dini tsunami belum diakhiri. Masyarakat yang berada di pesisir diminta untuk tetap menjauhi pantai.

Sementara itu, menurut pendataan awal Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa menyebabkan banyak rumah dan bangunan mengalami kerusakan di banyak daerah.

Di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terdapat tiga rumah rusak berat dan tiga rumah rusak ringan, beberapa kerusakan rumah di Kecamatan Cimerak, Kecamatan Pangandaran, dan Kecamatan Sidamulih.

Kemudian di Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terdapat beberapa rumah ambruk dan rusak. Satu orang meninggal dunia atas nama Hj. Dede Lutfi berusia 62 tahun dan dua luka-luka tertimpa bangunan roboh.

Di Banyumas terdapat enam rumah rusak berat dan kerusakan di RSUD Banyumas, tembok retak dan pasien dievakuasi ke luar bangunan.

Sementara itu, di Kebumen, Jawa Tengah, terdapat dua orang luka-luka tertimpa rumah roboh. Di Kecamatan Ajibarang, Banyumas, terdapat satu rumah roboh. Kemudian di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, terdapat satu orang luka-luka tertimpa bangunan roboh.