Lapas Aceh Rusuh, Keluarga Napi Resah

Puluhan keluarga narapidana di Lapas Kelas II A Lambaro Banda Aceh yang tertahan di luar gedung lantaran tak diberi izin menjenguk, Kamis (4/1/2017)
Sumber :
  • VIVA/Dandi Randi

VIVA – Puluhan keluarga narapidana resah karena tak mendapatkan izin untuk menjenguk keluarganya usai kerusuhan yang terjadi di Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Lambaro Banda Aceh.

"Kami dapat laporan dari warga di kampung. Tadi kami langsung kemari, sedih kali ini mau nangis, pingin jumpa sama anak tapi tidak dikasih masuk," ujar Nasriati, warga Aceh Besar yang hendak menjenguk keluarganya, Kamis, 4 Januari 2018.

Karena tak mendapat akses masuk itu, kini puluhan anggota keluarga narapidana itu terpaksa berkumpul di luar gedung. Kepolisian meminta mereka untuk tetap tidak masuk dan menemui keluarga mereka.

Dari pantauan, pascakerusuhan yang terjadi di Lapas Kelas II A Lambaro Banda Aceh, sekira pukul 09.45 WIB, seorang tahanan yang diduga provokator terlihat diamankan petugas untuk dibawa ke luar lapas menggunakan mobil polisi.

Termasuk seorang narapidana lain yang dilarikan ke ruangan medis karena terluka akibat terlibat bentrokan sesama tahanan.

Kalapas Lambaro Endang Lintang masih enggan memberikan komentar terkait kerusuhan yang terjadi di tempatnya. Ia hanya menyebut jika jumlah tahanan berjumlah 500 orang saat kejadian.

"Nanti ya, ini masih kita cek. Silakan tanya langsung ke Wakapolda," katanya sambil berjalan meninggalkan wartawan.