Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Selasa, 11 Februari 2020 | 07:58 WIB

Pendukung Mulfachri: Tak Ada Kericuhan di Kongres PAN

Team VIVA »
Syahrul Ansyari
Foto :
  • VIVAnews/ Anwar Sadat.
Kericuhan terjadi di Hotel Claro, tempat diselenggarakannya Kongres PAN.

VIVAnews - Kongres V Partai Amanat Nasional mulai digelar di Hotel Claro, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Senin, 10 Februari 2020. Sebelumnya, kericuhan disebutkan terjadi di arena kongres namun hal itu dibantah oleh pendukung kandidat calon Ketua umum PAN, Mulfachri Harahap.

"Itu bukan ricuh, hanya dorong-dorongan biasa. Kami hanya mempertegas karena panitia diskriminatif," kata pendukung Mulfachri yang juga Ketua Badan Humas dan Media Massa Barisan Muda Penegak Amanat Rakyat (BM PAN), Abdul Munir Sara, kepada wartawan Selasa, 11 Februari 2020.

Baca Juga

Munir menjelaskan bahwa maksud dari kata mempertegas yakni ingin meminta panitia menjalankan peraturan dan makenisme kongres yang sudah ditetapkan steering commite (SC). Yaitu, pendaftaran atau registrasi peserta kongres dilakukan di lokasi yaitu di Hotel Claro, Kendari. Dan, pendaftaran itu harus dilakukan masing-masing peserta, bukan kolektif.

Munir Sara mengatakan yang terjadi justru pendukung petahana Zulkifli Hasan mendaftar di Kota Makassar tempat mereka transit dan konsolidasi, bukan di lokasi kongres, yakni di Hotel Claro, Kendari. Bahkan mereka juga registrasi secara bersamaan.

"Semua mekanisme yang diputuskan SC itu dilanggar panitia dan Zulhas. Masing-masing mereka sudah mengantongi ID peserta. Sementara voters di luar pendukukung Zulhas, harus mengantri berjam-jam," tuturnya.

Permasalahan lain, lanjut Munir Sara, panitia tidak menyediakan penginapan (kamar hotel) kepada peserta di luar pendukung Zulhas. Hingga saat ini, masih banyak kader partai yang berada di luar arena kongres.

"Voters pendukung Mulfachri masih banyak yang di luar. Seluruh kamar hotel disabotase. Jadi kalau ada dorong-dorongan, ya wajar," katanya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Viral 49 TKA China Masuk ke Kendari, Ini Faktanya
TVONE NEWS - 5 bulan lalu
Terpopuler