Ganjar Terhalang Klan Soekarno

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbicara kepada pers di sela rapat koordinas penanganan COVID-19 di Kantor Gubernur, Semarang, Senin, 28 Juni 2021.
Sumber :
  • tvOne/Teguh Joko Sutrisno

Pendiri Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi), Hendri Satrio menyampaikan merujuk elektabilitas, angka yang diraih Ganjar dalam survei masih rendah. Menurutnya, untuk hitungan elektabilitas survei capres bila di bawah 20 persen dianggap rendah.

"Belum 20 persen kan. Jadi, sama-sama rendah. Memang Puan Maharani lebih rendah dari Ganjar," kata Hensat, sapaan akrabnya, kepada VIVA, Selasa, 26 Oktober 2021.

Namun, ia menyampaikan biasanya elektabilitas capres masih bisa naik atau terkerek bila sudah diputuskan atau dideklarasikan resmi partai. Meski demikian, hal ini juga mesti tepat memilih momentum waktunya.

"Hanya memang diputusinnya jangan dekat-dekat. Jauh-jauh. Jadi, PDIP punya waktu untuk mengerek lebih tinggi lagi dibandingkan pada saat ditentukan," ujarnya.

Ketum Megawati Soekarno Putri

Photo :
  • ANTARA FOTO

Hensat mengatakan PDIP identik dengan Megawati yang menentukan keputusan penting. Kondisi ini didukung PDIP sebagai satu-satunya parpol yang bisa mengusung capres dan cawapres sendiri di Pilpres 2024.

"Nah, kalau partainya bisa mencalonkan sendiri masa iya sih nggak ada Puannya. Jadi, menurut saya kans Puan dicalonkan masih lebih tinggi ketimbang Ganjar Pranowo," tutur Hensat.