Anas Urbaningrum Bilang Ada Penyusun Skenario Besar, Sindir SBY Cs?

Mantan Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (kiri).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

VIVA Politik - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum resmi menghirup udara bebas usai menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Jawa Barat. Anas dijerat pidana karena  divonis bersalah terkait kasus korupsi proyek Hambalang.

Begitu keluar lapas, Anas pun menyuarakan omongannya dalam orasi politik di depan para simpatisan pendukungnya.

Anas menyinggung soal adanya penyusun skenario besar yang membuatnya mendekam di Lapas Sukamiskin. Menurut dia, penyusun skenario itu bertujuan Anas agar selesai dengan dipenjara. 

Tapi, dia mengingatkan yang jadi penentu akhir adalah skenario Tuhan.

"Saya mohon maaf kalau ada yang menyusun skenario besar Anas sudah selesai, skenario boleh besar hebat. Sekuat apapun serinci apapun tidak mampu mengalahkan skenario Tuhan," kata Anas, Selasa 11 April 2023.

Mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum bebas dari Lapas Sukamiskin.

Photo :
  • VIVA.co.id/Adi Suparman

Dia menyampaikan, kebebasannya hari ini sekaligus mengingatkan soal keadilan. "Kamus saya perjuangan keadilan, andai ada yang termusuhi mohon maaf karena itu ada konsekuensi perjuangan keadilan," katanya.

Anas usai orasi melanjutkan aktivitas bersama simpatisannya untuk silaturahmi sekaligus buka bersama puasa di kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung. Dia pun meminta izin kepada Kalapas Sukamiskin yang sudah mengantarnya keluar.

"Saya menduga Pak kalapas dan Kadiv pas sudah capek mendengar pidato saya. Kita lanjutkan nanti di tempat berikutnya, karena itu saudara-saudara sekalian kita harus berjuang," ujar Anas.

Bebasnya Anas dari jeruji penjara disambut antusias simpatisan pendukungnya dari berbagai elemen. Selain para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), ada aktivis hingga kolega sahabat dari kalangan politikus yang ikut menjemput Anas.

Para politikus itu antara lain Anggota DPR Fraksi NasDem Saan Mustopa. Selain itu, ada Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), I Gede Pasek Suardika dan Anggota DPR Fraksi PDIP Rifqi Karsayuda. Hadir pula eks politikus Demokrat Angelina Sondakh.