Ganti Ketum Tanpa Kongres atau Munas, PSI dan Kaesang Layak Terima Penghargaan MURI

Kaesang Pangarep dan Erina Gudono
Sumber :
  • Tangkapan Layar: YouTube

Jakarta – Putra bungsu Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yaitu Kaesang Pangarep resmi menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Atas hal itu, PSI dan Kaesang layak mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori mengganti Ketum tanpa kongres atau musyawarah nasional (Munas).

Hal itu, diungkapkan oleh Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan dalam keterangan tertulis yang diterima VIVA, Selasa siang, 26 September 2023. Ia mengungkapkan barangkali tidak berlebihan jika Kaesang saat ini dinobatkan sebagai politisi paling berpengaruh di Indonesia. 

"Sebagai partai politik (parpol), PSI berhasil memecahkan rekor MURI menjadi parpol yang mengganti ketum tanpa kongres, munas atau sebutan lain. Acara minum kopi yang dilabeli kopi darat nasional (kopdarnas) selevel kongres partai dalam pergantian Ketum," kata Sutrisno.

Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Sutrisno menilai PSI menampilkan wajah parpol yang berbeda, memilih Ketum dengan santai 'ngopi bareng'. Cukup ngumpul ramai-ramai, undang wartawan, lalu menunjuk Ketum.

"Sah! PSI tidak perlu ribut berebut posisi struktur, semua diatur dengan tertib. Selain pemecahan rekor MURI oleh PSI sebagai organisasi. Kaesang juga berhasil memecahkan rekor MURI sebagai tokoh politik yang paling berpengaruh Indonesia saat ini," sebut Sutrisno. 

Sutrisno mengungkapkan hanya dalam kurun waktu singkat dari menerima kartu tanda anggota (KTA) PSI pada Sabtu 23 September 2023. Kemudian, diberi jabatan jadi Ketum PSI, Senin 25 September 2023.

"Kaesang unggul dari Sandiaga Uno yang hanya diberi jabatan ketua badan pemenangan pemilu (Bappilu) oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pasca keluar dari Gerindra," jelas Sutrisno.

Sutrisno mengatakan bahwa Kaesang akan memecahkan rekor sebagai Ketum parpol termuda se- Indonesia dimana saat ini Kaesang berumur 28 tahun.

"Kaesang unggul dari Grace Natalie yang jadi ketum PSI usia 33 tahun, atau Giring yang jadi ketum PSI pada usia 37 tahun. Kaesang juga melewati Ridho Rahmadi yang saat dijadikan Ketum partai Ummat, masih berusia 36 tahun. Giring benar, saat menyebut akan mengembalikan PSI ke pemiliknya, yakni anak muda. Kaesang memimpin PSI, berjuang bersama sejumlah kakek dan nenek, opa dan oma, para caleg PSI menghadapi Pemilu 2024," jelas Sutrisno.

Kemudian, Sutrisno mengatakan Kaesang juga menciptakan rekor baru sebagai satu-satunya anak presiden Indonesia yang jadi ketum parpol pada saat orang tuanya berkuasa. Tidak ada anak Presiden Indonesia yang jadi Ketum Parpol di saat orang tuanya sedang berkuasa.

"Kaesang melampaui karier politik Megawati Soekarnoputri (Mega), Siti Hardianti (Tutut), Tommy Soeharto, Ilham Habibie, Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny), Puan Maharani, hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kaesang ungguli semua anak presiden yang berjuang membentuk dan membesarkan parpol. Sementara Kaesang diberi ketum PSI cuma-cuma," sebut Sutrisno.

Sutrisno menilai Kaesang pun menciptakan rekor baru sebagai ketum PSI pertama yang akan dikawal pasukan pengaman presiden (paspampres). Kaesang akan dikawal Paspampres dalam semua kegiatan termasuk agenda PSI di seluruh lokasi dan daerah, hingga Jokowi diganti 20 Oktober 2024.

"Kaesang juga menyalip rekor kedua saudaranya, yakni Gibran, Wali kota Solo dan abang iparnya Bobby Nasution, Wali kota Medan yang terpaksa berbagi rekor sebagai wali kota pertama yang sehari-hari dikawal oleh paspampres. Ketiganya, saat ini (Gibran, Bobby, dan Kaesang) layak diganjar rekor MURI sebagai orang pertama yang mendapat 'privilege' pada jabatan masing- masing," ucap Sutrisno.

Sutrisno dalam kaca politiknya menyebut Kaesang juga berpeluang menciptakan rekor baru jika berhasil memimpin PSI melewati ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) Pemilu 2024. 

"Meski tidak mudah, namun Kaesang diyakini dapat mencapai harapan PSI tersebut," ucap Sutrisno.

Sutrisno mengungkapkan Kaesang memiliki kekuatan jaringan bisnis bersama para selebriti Indonesia akan menambah kekuatan bagi PSI. Ditambah lagi, sebagai YouTuber juga menambah akses dan jaringan yang luas, menambah dukungan politik. 

"Bahkan acara podcast yang diasuh Kaesang dengan komedian Kiki Saputri juga akan menjadi saluran dalam menambah kekuatan Kaesang memimpin PSI. Kaesang dapat merombak daftar calon sementara (DCS) PSI, memasukkan figur terkenal seperti artis, komedian, pengusaha, maju sebagai calon legislatif (caleg) dari PSI. Maka dengan seluruh perangkat dan jaringan yang dimiliki Kaesang, PSI dapat lolos PT di Pemilu 2024," jelas Sutrisno.

Sebagai informasi, Kongres Rakyat Nasional (Kornas) adalah wadah berhimpun dan berjuang rakyat dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia. Kornas juga tetap konsisten berjuang untuk kepentingan politik orang biasa di Pemilu 2024.

"Kornas menyampaikan selamat bagi PSI dan Kaesang atas kontribusinya terhadap dinamika politik nasional. Semoga seluruh persyaratan untuk mendapatkan rekor MURI dapat dipenuhi oleh PSI dan Kaesang," kata Sutrisno.