Hashim: Prabowo Janji Jadikan Indonesia Zero Kemiskinan

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

Jakarta – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa masalah utama bangsa ini sejatinya soal kemiskinan. Padahal, kata Hashim, jika dilihat ketersediaan sumber daya alam (SDA) kemiskinan itu tidak perlu terjadi karena Indonesia ini negara paling kaya.

Dia pun menyatakan Prabowo Subianto berjanji dan bertekad menjadikan Indonesia zero (nol) kemiskinan, jika terpilih menjadi Presiden Indonesia.

"Memang banyak yang nyinyir dan mempertanyakan dari mana dananya untuk program pengentasan kemiskinan itu. Di sini saya tegaskan, Pak Prabowo sudah punya strategi dan pastikan ada dana untuk Itu," kata Hashim dikutip Rabu, 13 Desember 2023. 

Prabowo Subianto

Photo :
  • Dokumentasi TKN

Adik kandung Prabowo Subianto yang juga pengusaha nasional tersebut mengakui untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia, apalagi sampai nol memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun dirinya optimis dengan strategi yang telah disiapkan Prabowo jika terpilih pada Pemilu 2024 nanti. 

Hashim lantas mengungkapkan bahwa Prabowo untuk mewujudkan program pengentasan kemiskinan itu siap menggelontorkan dana tiga kali lipat dari sekarang, yang angkanya bisa mencapai Rp 400-an triliun. Intinya anggarannya lebih besar dibandingkan dengan anggaran Kemenhan.

"Pak Prabowo berkeinginan kuat dengan program pengentasan kemiskinan, tidak lagi lahir anak-anak Indonesia dengan gizi buruk, anak putus sekolah, dan masyarakat tidak punya harapan hidup sejahtera dan makmur," ujarnya.

Ilustrasi kemiskinan.

Photo :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar


Prabowo pun seperti dikatakan Hashim mengakui bahwa program Presiden Jokowi sudah bisa menekan angka kemiskinan. Karena itu, tegas Hashim, Prabowo siap melanjutkan program tersebut.

Menurut catatan resmi angka kemiskinan di Indonesia masih berkisar 30 persen. Namun Hashim optimistis capres nomor urut 2 tersebut mampu mewujudkan impiannya Indonesia lepas dari kemampuan itu.