PKS Nilai Pembebasan Sandera Buah Keberhasilan Negosiasi

Pembebasan korban sandera Abu Sayyaf
Sumber :
  • ANTARA/ Aloysius Jarot Nugroho

VIVA.co.id – Sepuluh WNI ABK Tugboat Brahma yang disandera akhirnya dibebaskan dari sekapan kelompok bersenjata Abu Sayyaf.

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR mengapresiasi pembebasan yang dilakukan secara bersama-sama antara pihak perusahaan, Kementerian Luar Negeri dan TNI tersebut.

"Dibebaskannya 10 WNI dengan selamat adalah sebuah keberhasilan negosiasi yang patut disyukuri," kata anggota Fraksi PKS, Mahfudz Siddiq, Senin, 2 Mei 2016.

Menurut pria yang saat ini masih menjabat Ketua Komisi I tersebut, banyak kasus serupa yang dialami warga negara lain namun mengalami kegagalan seperti warga Kanada yang akhirnya tewas dipenggal kelompok Abu Sayyaf setelah disandera sekitar delapan bulan.

"Bahkan ada juga kasus dimana tim negosiator ikut disandera. Saya mengikuti dengan cermat proses negosiasi yang dilakukan secara terkoordinasi oleh pihak pemerintah dan pihak perusahaan kepada semua pihak terkait di Filipina," ujarnya menambahkan.

Mahfudz berharap keberhasilan ini menambah kepercayaan diri pemerintah untuk melanjutkan proses pembebasan 4 WNI lainnya yang masih disandera.

"Di tingkat pemerintah Indonesia dan Filipina perlu dilanjutkan pembicaraan tentang kerja sama keamanan wilayah perbatasan untuk menutup celah terjadinya kasus-kasus penyanderaan di masa datang.”

(mus)