PDIP Tak Mau Biarkan Upaya Runtuhkan Bhinneka Tunggal Ika

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Tudji Martudji (Surabaya)

VIVA.co.id – PDI Perjuangan prihatin dengan upaya-upaya meruntuhkan semangat “keberagaman dalam persatuan,” yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Oleh karena itu, di usianya yang sudah ke-44 tahun, PDIP kini memfokuskan diri mengangkat kembali semangat Bhinneka Tunggal Ika itu.

Demikian tekad pimpinan PDIP saat merayakan ulang tahun ke-44 partai mereka di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa, 10 Januari 2017. Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristianto, menekankan bahwa persoalan kebhinekaan yang terjadi belakangan ini patut diperhatikan serius oleh partai.

"Mencermati situasi dan dinamika pilitik saat ini, di mana ada pihak-pihak yang mencoba mengingkari kebhinekaan kita, ingkari prinsip kebangsaan yang telah hidup ratusan tahun lamanya. Maka PDI Perjuangan memberikan jawaban melalui peringatan HUT ke-44 ini dengan mengambil tema PDI Perjuangan rumah kebangsaan untuk Indonesia Raya," ujar Hasto. 

Maka dari itu, lanjutnya, seluruh kader harus memiliki tekad menjaga kebangsaan Indonesia. Tanpa pernah dibeda-bedakan oleh status sosial, suku, agama dan berbagai bentuk keyakinan lainnya. Bagi Hasto, PDI Perjuangan selama ini memiliki komitmen kuat untuk menjaga Pancasila, konstitusi dan kebhinekaan NKRI. 

"PDI Perjuangan harus memberikan jawaban dan harapan kepada masyarakat bahwa saat ini mereka di hadapkan pada berbagai bentuk perbedaan hanya karena aksi-aksi yang tidak bertanggung jawab," kata Hasto. 

Oleh karena itu, Hasto mengimbau, seluruh kekuatan partai dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Rote menjaga kesatupaduan dan semangat kebangsaan tersebut. 

"Mereka mencoba ingkari prinsip-prinsip itu akan berhadapan dengan PDI Perjuangan," katanya.

(ren)