Golkar Tak Goyah Meski Ada Sprindik Baru untuk Setnov

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Jeffry Yanto Sudibyo.

VIVA.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus ‘mencecar’ Setya Novanto setelah memenangkan gugatan praperadilan atas penetapan status tersangka. Salah satunya adalah dengan rencana penerbitan surat perintah penyelidikan (sprindik) baru untuk Ketua DPR itu.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham mengklaim bahwa rencana penerbitan sprindik baru untuk Novanto oleh KPK, tak akan memengaruhi langkah partainya ke depan.

"Enggak. Kami punya keyakinan bahwa Golkar akan tetap berjalan seperti sekarang dengan program-program untuk kepentingan rakyat. Program-program bagaimana supaya dekat dengan rakyat," kata Idrus di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Kamis 5 Oktober 2017 malam.

Kata dia, rencana penerbitan sprindik baru oleh KPK juga tidak akan memengaruhi rencana Partai Golkar yang akan melakukan revitalisasi struktur kepengurusan.

"Enggak ada. Ini revitalisasi tugas rapimnas kepada ketua umum. Jadi ini pasti jalan," ujarnya.

Idrus juga memastikan, sikap KPK yang terus memburu Novanto setelah status tersangkanya dianulir oleh pengadilan tak akan menyandera Partai Golkar. Sebab kasus yang menjerat ketua umumnya itu ditengarai membuat elektabilitas partai terancam.

"Enggak ada.  Kita katakan bahwa rakyat itu cerdas melihat seluruh proses-proses yang ada. Golkar sekarang 12,4 persen. Anda katakan Golkar nomor empat. Ini tetap nomor dua," kata dia.