Anggaran Perpanjangan Diskon Tarif Listrik PLN Capai Rp2,33 Triliun

Ilustrasi Petugas PLN saat memeriksa meteran listrik di suatu rumah susun di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

VIVA – Stimulus atau diskon tarif listrik diputuskan Pemerintah tetap diberikan kepada masyarakat hingga September mendatang. Anggaran yang harus dikeluarkan Pemerintah di kuartal III-2021 untuk kebijakan itu mencapai RP2,33 triliun.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengungkapkan, dengan kebijakan perpanjangan ini, anggaran itu akan ditambah dengan alokasi Semester I sekitar Rp6,94 triliun.

"Mempertimbangkan kondisi yang terjadi di masyarakat saat ini, terutama terkait dengan implementasi PPKM Darurat, Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan stimulus program ketenagalistrikan hingga triwulan III 2021," kata Rida dikutip dari keterangannya, Senin, 5 Juli 2021.

Rida menjelaskan, nilai perpanjangan stimulus listrik yang diberikan Pemerintah sama dengan nilai yang diberikan pada kuartal II atau periode April hingga Juni 2021. Pelanggan golongan rumah tangga, bisnis kecil, dan industri kecil daya 450 voltampere (VA) baik reguler maupun prabayar mendapat diskon 50 persen.

Baca juga: RI Bakal Bisa Minta Tolong 46 Negara Tagih Wajib Pajak di Luar Negeri

Sedangkan bagi pelanggan golongan rumah tangga bersubdisi berdaya 900 VA hanya mendapatkan diskon sebesar 25 persen. Sementara itu, ada pula pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Kemudian bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

"Total anggaran yang dibutuhkan untuk pemberian stimulus program ketenagalistrikan hingga triwulan III 2021 mencapai Rp9,27 triliun dengan pelanggan penerima manfaat sekitar 33,74 juta pelanggan," ungkapnya.

Lebih lanjut Rida mengatakan, apabila terdapat pelanggan yang telah melakukan transaksi pembayaran rekening listrik maupun pembelian token listrik di awal Juli 2021, maka PLN akan memberikan restitusi dan akan menjadi saldo di bulan berikutnya. Sedangkan bagi pelanggan prabayar, nilai diskon akan diberikan dalam bentuk token restitusi. (Ant)