10 CEO Terkaya di Dunia, Kekayaannya Fantastis Bikin Melongo

Elon Musk Bersama Tesla Cybertruck.
Sumber :
  • The Verge.

Sebelumnya, Buffett ada di peringkat ketujuh. Ia berada di bawah Zhong Shanshan, orang kaya dunia asal China yang memiliki Nongfu Spring. Tapi kini, Buffett sudah menyalip Shanshan dan berada tepat di belakang CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Dalam catatan terakhir Bloomberg, harta Buffett naik sekitar US$13 miliar atau Rp187,2 triliun per awal tahun ini. Peningkatan terjadi karena saham dan nilai asuransinya melonjak. Salah satunya disumbang dari kepemilikan Buffett di saham Berkshire Hathaway. Tercatat, harga saham emiten berkode BRKA itu naik hampir 15 persen pada awal tahun dengan nilai kapitalisasi pasar lebih dari US$600 miliar, setara Rp8.640 triliun.

7. Larry Ellison

Larry Ellison saat ini tercatat sebagai orang terkaya ke-7 di dunia berdasarkan daftar Forbes. Pria dengan nama lengkap Lawrence Joseph Ellison ini adalah CTO & Founder, Oracle, sebuah perusahaan teknologi multinasional yang berbasis di Amerika Serikat.

Dikenal karena inovasi dan pemasaran yang agresif, perusahaan yang berganti nama menjadi Oracle Systems Corporation (kemudian Oracle Corporation) ini melakukan go public pada tahun 1986.

Pada tahun 1987, Oracle menjadi perusahaan manajemen database terbesar di dunia. Namun, pada tahun 1990, audit internal yang dilakukan setelah gugatan pemegang saham mengungkapkan bahwa Oracle telah melebih-lebihkan pendapatannya, dan saham perusahaan jatuh secara dramatis. Ellison merestrukturisasi manajemen Oracle, dan pada akhir tahun 1992 perusahaan telah kembali sehat secara finansial.

8. Larry Page

Larry Page juga masuk dalam orang terkaya Forbes tahun ini dengan peringkat diatasnya. Berada di urutan ke-8, kekayaannya US$91,5 miliar atau Rp1.323 triliun.

Larry Page juga sudah tidak bekerja untuk Alphabet, setelah melepaskan jabatan CEO per Desember 2019 lalu. Layaknya Sergey, dia juga masih menjadi bagian dari dewan serta pemegang saham pengendali di perusahaan.

9. Sergey Brin

Sergey Brin sebelumnya merupakan presiden dari induk usaha Google, Alphabet. Pada Desember 2019 dia memutuskan mundur dari jabatannya, namun masih menjadi pemegang saham pengendali dan bagian dari dewan di perusahaan. Tahun ini dia berada di peringkat 9 dalam laporan orang terkaya 2021 untuk Forbes. Kekayaannya senilai US$89 miliar atau Rp1.287 triliun.