Aturan Kedaluwarsa Kartu E-Toll Tak Berlaku di Mudik Lebaran 2024

Kartu e-Toll
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Jakarta - Kartu e-Toll alias uang elektronik ternyata bisa mengalami kedaluwarsa (expired) saat digunakan di jalan tol. Hal itu terjadi apabila pengguna kendaraan telah berada cukup lama, hingga melewati batas waktu normal berada di dalam tol.

Kedaluwarsanya e-Toll disebabkan oleh pengguna toll yang memiliki durasi perjalanan maksimum 2 kali, dari waktu tempuh normal di ruas jalan tol tersebut. Hal itu nantinya akan membuat kartu e-Toll itu tidak bisa digunakan, ketika keluar gerbang tol.

Pengguna jalan tol bertransaksi menggunakan kartu tol elektronik (e-toll).

Photo :
  • ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Meski demikian, Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Lisye Octaviana memastikan, pihaknya telah meniadakan aturan kedaluwarsa e-Toll tersebut selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2024.

"Jasa Marga meniadakan pengaturan masa kedaluwarsa e-toll pada periode Hari Raya Idul Fitri 1445 H, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik. Sehingga tidak perlu dikhawatirkan oleh pengguna jalan," kata Lisye di Jakarta, dikutip Kamis, 4 April 2024.

Dia pun menjelaskan kondisi apabila e-Toll kedaluwarsa itu terjadi pada seorang pengendara saat berada di jalan toll. Ketika e-Toll itu di-tap di Gerbang Tol keluar, maka Automatic Lane Barrier (ALB) tidak terbuka dan status e-Toll menjadi expired.

Apabila menemui kendala itu, maka proses transaksi akan dibantu oleh petugas Jasa Marga ke reader pada Gardu Tol Otomatis (GTO). Proses ini pun tidak akan membuat saldo e-Toll terpotong melebihi tarif jalan tol yang memang harus dibayarkan, dan juga tidak dikenakan denda/sanksi.

"E-Toll yang sama pun masih bisa digunakan untuk transaksi di jalan tol, ataupun untuk transaksi lainnya," ujar Lisye.

Gerbang tol e-toll

Photo :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Di sisi lain, Jasa Marga juga memprediksi puncak arus mudik yang diperkirakan akan jatuh pada H-4 Lebaran, atau pada Sabtu, 6 April 2024. Diperkirakan pergerakan lalu lintas mencapai 259 ribu kendaraan pada 4 Gerbang Tol (GT) utama, atau naik 66,8 persen dari kondisi normal.

Sementara prediksi puncak arus balik diperkirakan akan jatuh pada H+5, atau Senin, 15 April 2024. Diperkirakan pergerakan lalu lintas mencapai 300 ribu kendaraan pada 4 Gerbang Tol (GT) utama, atau naik 131 persen dari kondisi normal.