Erick Beberkan Alasan Stasiun Kereta Cepat Karawang Belum Beroperasi 

Menteri BUMN Erick Thohir
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andri Mardiansyah (Padang)

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir buka-bukaan alasan belum beroperasinya Stasiun Kereta Cepat Karawang. Penyebab belum dibukanya Stasiun Karawang diantaranya jumlah penumpang dan akses.

Erick menilai apabila nantinya jumlah penumpang sudah melampaui target, maka Stasiun Karawang akan dibuka sebagai pemberhentian Whoosh. Saat ini, kata dia, stasiun yang beroperasi baru tiga yaitu Stasiun Halim, Stasiun Padalarang, dan Stasiun Tegalluar.

"Kalau kita sekarang apapun akses yang memang secara number of traffic-nya sudah bisa mumpuni. Ya kita pasti dukung, tapi kalau itu belum mumpuni, nanti akhirnya akan membuat kereta cepat ini enggak jadi cepat lagi karena terlalu banyak berhenti," kata Erick dalam media briefing Sabtu, 20 April 2024.

Kereta Cepat Whoosh (dok. KCIC)

Photo :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Erick menuturkan, saat ini rata-rata penumpang Whoosh mencapai 14.000-16.000 per hari. Sehingga, pengoperasian stasiun ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kebutuhan.

Selain jumlah penumpang, Erick mengatakan belum dibukanya Stasiun Karawang karena akses jalan. Hal itu masih terkendala akses lahan. 

"Akses jalan tol, akses lahan segala, kita akan dorong kalau traffic-nya. Ini kan sekarang kita sendiri baru ada adjustment pricing, jam penuh dan jam lenggang," terangnya. 

Pun, dia membuka peluang Stasiun Karawang bisa dilakukan pada tahun ini. Namun, jumlah penumpang menjadi catatan penting.

Erick mengatakan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta PT. Jasa Marga terkait penyelesaian jalan

"Mungkin saja selama trafficnya bisa dihitung. Kan ujungnya trafficnya dulu," imbuhnya.