Harga Bitcoin Terjun Bebas, Analis Peringatkan Risiko Koreksi Lebih Dalam
- CNBC Internasional
Area US$70.000 atau setara Rp1,24 miliar kini menjadi support psikologis utama yang sangat diperhatikan pelaku pasar. Jika level tersebut jebol, pemulihan harga Bitcoin diperkirakan akan semakin sulit terjadi dalam jangka pendek.
Dari sisi indikator teknikal, Moving Average Convergence Divergence (MACD) per jam menunjukkan momentum bearish masih menguat. Sementara indikator Relative Strength Index (RSI) untuk pasangan BTC/USD juga masih berada di bawah level 50, menandakan tekanan jual masih mendominasi pasar.
Kondisi ini membuat investor dan trader kripto diminta tetap waspada terhadap volatilitas tinggi yang masih membayangi pasar aset digital. Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan diperkirakan sangat dipengaruhi oleh sentimen global, arus dana investor institusi, hingga perkembangan ekonomi makro dunia.
Meski begitu, sebagian analis menilai fase koreksi saat ini masih tergolong wajar setelah reli panjang yang sempat membawa Bitcoin mendekati level tertinggi baru dalam beberapa waktu terakhir.