5 Cara Berhemat bagi Working Mom
- ekokusnur.com
2. Memasaklah sendiri
Memasak sendiri untuk keluarga dan membawa bekal makan siang dari rumah bisa sangat menghemat anggaran rumah tangga. Begini gambarannya. Anggaplah saat ini Anda dan suami baru memiliki satu anak, dengan satu tenaga pengasuh atau ART.
Anda bisa berbelanja menu segar seperti buah, sayur dan lauk untuk seminggu setiap akhir pekan. Anggaran belanja, anggap saja kurang lebih Rp500 ribu. Dalam satu bulan, berarti besar anggaran untuk makan keluarga sekitar Rp2 juta.
Sedang bila Anda selalu membeli makan di luar, hitungannya seperti ini: empat kepala @Rp20 ribu x 3 kali makan x 30 hari = Rp7,2 juta. Sangat signifikan perbedaannya, bukan?
Agar trik ini bisa dijalankan oleh working mom, Anda harus menerapkan strategi pengaturan waktu yang tepat. Misalnya, menyiapkan rencana menu selama seminggu penuh.
Manfaatkan akhir pekan untuk menyiapkan semua yang dibutuhkan agar kegiatan memasak lancar. Bila pagi-pagi Anda sudah harus berangkat bekerja, mau tidak mau Anda harus memasak di malam hari.
3. Atur jadwal belanja
Kebanyakan perilaku boros dipicu oleh tindakan impulsif, terutama berkaitan dengan acara berbelanja. Anda bisa menyiasati ini dengan belajar disiplin berbelanja. Misalnya, di akhir bulan setelah menerima gaji, Anda jadwalkan untuk berbelanja kebutuhan belanja bulanan (groceries).
Biasakan mencatat barang apa saja yang perlu Anda beli. Percayalah, ini akan membantu Anda terhindar dari aksi impulsive buying. Untuk berbelanja produk segar, Anda bisa jadwalkan tiap akhir pekan.
Anda bisa mendapatkan harga lebih hemat bila berbelanja di pasar tradisional. Penghematannya bisa mencapai 20-30 persen, loh! Tips lain untuk mengurangi godaan belanja tak sesuai kebutuhan adalah, uninstall aplikasi e-commerce di ponsel Anda. Sisakan aplikasi belanja yang benar-benar penting.
4. Berhemat dari hal sepele
Menekan pengeluaran rumah tangga bisa Anda mulai dari hal-hal sepele. Misalnya, mengatur pemakaian mesin cuci dan setrika agar listrik hemat. Sekali mengoperasikan mesin cuci dan setrika, listrik yang tersedot bisa di atas 250 watt.
Siasati dengan mencuci dan setrika pakaian seminggu dua kali saja atau setiap akhir pekan. Memakai jasa binatu boleh jadi bisa lebih hemat. Misalnya mencari jasa cuci yang bersih dan murah di sekitar Anda.