Bemo Dibuang Sayang

Sejumlah bemo melintas di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta.
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

“Bayangkan, dari tahun 60. Artinya daya tahan pemiliknya, pemakainya tetap ada. Orang memang butuh. Kebutuhan itu yang menurut saya penting oleh pemerintah,” katanya.

Anhar pun berharap, bemo bisa tetap eksis, meskipun ada larangan beroperasi di jalan utama. Sementara itu, Yoga berpendapat, bemo sudah sulit untuk dikembangkan jika dilihat dari sisi keamanan, polusi, dan usia bemo yang terlalu tua untuk dijalankan.

Dia lebih setuju jika bemo dilestarikan. Misalnya, dengan mengoperasikan bemo di rute-rute terbatas, seperti lokasi wisata. 

Namun, mesinnya harus diganti lebih dulu agar tidak menimbulkan polusi udara. “Saya pikir dilestarikan saja, artinya untuk jadi warisan, ” ujar Yoga. (seni)