Jose Mourinho Balik ke Real Madrid, Florentino Perez Siapkan Comeback Sensasional

Pelatih Benfica, Jose Mourinho
Sumber :
  • Instagram @slbenfica

VIVA - Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho menjadi kandidat terkuat untuk menjadi pelatih Real Madrid. Dia dikabarkan bakal kembali ke Santiago Bernabeu untuk menggantikan posisi pelatih sementara Los Blancos, Alvaro Arbeloa pada akhir musim nanti. 

Bahkan, presiden klub, Florentino Perez, dikabarkan turun langsung dalam proses pencarian pelatih baru. Ia mengincar sosok berpengalaman untuk mengangkat performa tim yang dinilai kurang konsisten sepanjang musim ini. Dan, nama Mourinho-lah yang muncul.

Saat ini, Mourinho masih terikat kontrak dengan Benfica. Namun situasinya cukup terbuka. Dalam kontraknya, ada klausul pelepasan yang memungkinkan dirinya hengkang dengan biaya sekitar 3 juta euro dalam waktu 10 hari setelah musim berakhir.

Pergantian pelatih jadi opsi serius setelah performa Madrid tak kunjung stabil. Arbeloa yang ditunjuk pada Januari 2026—menggantikan Xabi Alonso—belum mampu membawa perubahan signifikan.

Los Blancos bahkan terancam menutup musim tanpa gelar besar untuk kedua kalinya secara beruntun. Situasi ini membuat Perez mempertimbangkan pelatih dengan nama besar dan mental juara.

Meski Arbeloa tetap dihormati di internal klub, manajemen menilai skuad saat ini butuh tangan yang lebih berpengalaman. Terutama untuk membimbing para pemain muda agar bisa berkembang jadi bintang dunia.

Dalam hal ini, Mourinho dianggap punya paket lengkap. Karakter kuat, pendekatan psikologis, serta standar tinggi yang ia terapkan diyakini bisa jadi solusi atas masalah mentalitas tim.

Jejak Mourinho di Bernabeu

Jika benar kembali, ini akan jadi periode kedua Mourinho bersama Madrid. Pada periode pertamanya (2010–2013), ia sukses mengakhiri dominasi Barcelona asuhan Pep Guardiola.

Salah satu pencapaian paling ikoniknya adalah membawa Madrid juara LaLiga 2011/2012 dengan torehan 100 poin dan 121 gol—rekor luar biasa saat itu.

Di bawah Mourinho, Madrid juga dikenal dengan gaya bermain cepat dan agresif, serta mental bertarung yang kuat. Ia bahkan membawa tim menembus semifinal Liga Champions tiga musim beruntun.

Meski berpisah pada 2013 dengan penuh kontroversi, banyak pihak menilai era Mourinho jadi titik balik kebangkitan Madrid sebagai kekuatan besar di Eropa.