Penyebab Piala Asia 2027 Ditunda
- AP Photo/Mark Baker
VIVA - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menunda penyelenggaraan Piala Asia 2027 yang semula dijadwalkan berlangsung pada awal tahun depan. Keputusan tersebut diambil menyusul situasi keamanan di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah yang belum kondusif.
Melalui pernyataan resminya pada Selasa (3/11/2026), AFC mengumumkan bahwa turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia itu tidak bisa digelar sesuai jadwal awal.
Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut. AFC menilai kondisi wilayah tuan rumah berpotensi menimbulkan risiko bagi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemain, ofisial, penonton, hingga pemangku kepentingan lainnya.
"Situasi luar biasa telah muncul terkait penyelenggaraan dan pelaksanaan kompetisi sesuai jadwal semula, sehingga penundaan menjadi langkah yang perlu diambil demi kepentingan seluruh tim peserta, ofisial, penonton, dan pemangku kepentingan lainnya," demikian pernyataan AFC.
Selain persoalan keamanan, situasi di Timur Tengah juga berdampak terhadap kelancaran operasional turnamen. Hambatan logistik dan gangguan penerbangan internasional menjadi tantangan yang dinilai sulit diabaikan jika kompetisi tetap dipaksakan berlangsung sesuai rencana.
Dalam laporan yang menjadi dasar pemberitaan tersebut, situasi keamanan Arab Saudi turut dikaitkan dengan serangkaian serangan rudal dan drone yang dilaporkan dilancarkan kelompok Houthi dari Yaman.
Salah satu lokasi yang disebut terdampak adalah Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan korban jiwa dan sejumlah orang mengalami luka-luka.
Padahal, bandara tersebut menjadi salah satu jalur transportasi penting bagi tim peserta, ofisial, media, dan suporter yang akan datang ke Arab Saudi untuk mengikuti Piala Asia 2027.
Piala Asia 2027 Digelar Akhir Tahun
Setelah mempertimbangkan berbagai risiko tersebut, AFC memutuskan untuk menjadwalkan ulang turnamen. Piala Asia 2027 kini direncanakan berlangsung pada 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.
Perubahan jadwal ini membuat kompetisi antarnegara Asia tersebut bergeser dari rencana awal yang semula digelar pada awal 2027.
Bagi Timnas Indonesia, keputusan tersebut turut mengubah kalender persiapan menuju turnamen. Skuad Garuda kini memiliki waktu lebih panjang untuk mematangkan kekuatan sebelum menghadapi persaingan di putaran final Piala Asia 2027.