Statistik Memalukan MU di Liga Europa, Bukti Butuh Striker Berkelas

Ekspresi pemain Manchester United usai digasak Sevilla
Sumber :
  • twitter.com/OptaJoe/

VIVA – Manchester United harus menelan pil pahit setelah disingkirkan Sevilla dari kancah Liga Europa. Hasil negatif ini menunjukkan Setan Merah butuh pembaruan di lini depan.

MU takluk 1-2 dalam duel di RheinEnergie Stadium, dini hari tadi. Padahal, awalnya armada Ole Gunnar Solskjaer merupakan calon kuat juara musim ini.

Setan Merah sebenarnya tak main buruk. Mereka mampu unggul lebih dulu lewat penalti Bruno Fernandes di menit kesembilan sebelum dibalas oleh Suso di menit 26.

Petaka lahir di menit 78 ketika bek MU gagal menjaga pertahanan dengan baik dan membiarkan Luuk de Jong berdiri bebas. Pemain asal Belanda itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang dikawal David de Gea.

Kekalahan ini tak lepas dari buruknya penyelesaian akhir Marcus Rashford cs di atas lapangan. Di laga ini saja, Setan Merah melepaskan 20 tembakan yang tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Namun, mereka hanya mampu mencetak satu gol. Itu pun dari titik penalti.

Hal yang sama terjadi pada laga sebelumnya kontra Copenhagen. Catatannya bahkan jauh di atas dengan 26 kali percobaan. Tapi, lagi-lagi MU cuma bisa menciptakan satu gol dari penalti.

Itu berarti Anthony Martial cs melepaskan total 46 tembakan namun hanya mampu mencetak dua gol dari titik putih. Sebuah statistik memalukan bagi tim sekelas MU seperti dikutip The Sun.

Kondisi ini jelas harus secepatnya diperbaiki. Lini depan menjadi sektor utama yang wajib mendatangkan pemain baru.

Sejauh ini, belum ada yang resmi. Namun, MU dikaitkan dengan Jadon Sancho, Raul Jimenez, dan Kai Havertz. Andai salah satu dari ketiganya datang, bukan tak mungkin sektor serang The Red Devils kembali mematikan.