Franck Ribery Akan Gantung Sepatu dalam Waktu Dekat

Franck Ribery
Sumber :
  • images.teamtalk.com

VIVA Bola – Dilanda cedera dan usia yang sudah tidak lagi muda, mantan pemain Timnas Prancis Franck Ribery dikabarkan akan segera pensiun. Dilansir dari Sport Bible, pemain yang kini merumput bersama Salernitana ini telah absen sejak pertengahan Agustus 2022 karena masalah lutut.

Bahkan Ribery sering menderita masalah tulang dan sakit di lututnya selama beberapa waktu yang berdampak pada kesempatannya bermain. Pemain berusia 39 tahun ini pun dikabarkan segera pensiun setelah menjalani pemeriksaan di lututnya. 

Ribery dikabarkan akan mengakhiri kontraknya sebagai pemain klub Serie A Salernitana dan beralih peran sebagai duta klub hingga akhir musim.

Frank Ribery ketika membela Bayern Munich.

Photo :

Prestasi pemain sayap ini di lapangan termasuk mentereng. Masa paling produktifnya selama ia bermain bersama Bayern Munich di mana ia mengangkat sembilan gelar juara Bundesliga, enam DFB Pokal, dan satu trofi Liga Champions pada tahun 2013.

Pada masa itu, Ribery dipercaya seharusnya memenangkan penghargaan Ballon d’Or setelah mencetak 22 gol dan 18 assists untuk Die Roten.

Terlepas dari prestasinya di level klub, Ribery hanya menerima 23,36 persen suara, sementara pemenang lima kali Cristiano Ronaldo mengumpulkan 27,99 persen untuk memenangkan penghargaan setelah ia mencetak 66 gol di semua kompetisi.

Franck Ribery saat bersama Bayern Munich

Photo :
  • Zimbio

Enam tahun kemudian Ribery baru buka suara tentang keputusan itu dalam sebuah wawancara dengan L’Equipe. “Lebih dari kekecewaan. Ini ketidakadilan terbesar dalam karier saya,” katanya.

“Tidak hanya untuk saya namun juga bagi banyak orang. Saya berada di atas dan finis di urutan ketiga. Saya tidak merasa iri terhadap Ronaldo atau Messi tahun itu. Saya mengatakannya dengan segala kerendahan hati karena itu adalah kebenaran,” ujar Ribery.

Di sisi lain, Ribery diyakini melihat kembali perjalanan kariernya dengan bangga. Ia membuat 81 penampilan untuk negaranya selama periode delapan tahun dan diakui sebagai salah satu pemain sayap terbaik di dunia.