Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger Masuk Hall of Fame Premier League

Manajer legendaris Arsenal dan MU, Arsene Wenger serta Sir Alex Ferguson
Sumber :
  • The Sun

VIVA Bola – Dua manajer legendaris, Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger masuk dalam Hall of Fame Premier League. Keduanya adalah juru taktik pertama yang masuk, karena sebelumnya cuma mantan pemain.

Ferguson dan Wenger ketika masih aktif melatih memiliki persaingan sengit. Ferguson bersama Manchester United, dan Wenger menangani Arsenal.

Ferguson adalah manajer paling sukses dalam sejarah Premier League. Dia yang membawa MU banyak merebut prestasi bergengsi, baik di lokal atau internasional.

Mantan manajer MU, Sir Alex Ferguson.

Photo :
  • zimbio.com

"Saya benar-benar senang dilantik ke Premier League Hall of Fame. Suatu kehormatan ketika Anda menerima pengakuan seperti ini," kata Ferguson, dikutip dari Tribal Football.

"Namun, ini bukan cuma tentang saya pribadi. Ini tentang pekerjaan di MU dan ikatan yang kami miliki selama bertahun-tahun. Saya juga bangga dengan klub, staf, dan para pemain," imbuhnya.

"Pekerjaan saya adalah membuat para penggemar pulang dengan bahagia. Sejarah MU dan harapan saya sendiri adalah hal-hal yang mendorong saya, dan saya kemudian harus mencoba dan mengembangkan semua pemain saya."

Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger

Photo :
  • Twitter/@EuropaLeague

Ferguson juga memberi pujian kepada Wenger. Menurut dia, pria asal Prancis itu memberi perubahan kepada Arsenal dengan cara yang fantastis. Meski ketika aktif jadi rival, di masa pensiun keduanya berkawan.

"Selama bertahun-tahun sejak pensiun, kami pergi makan malam bersama di sebuah restoran kecil yang dia kenal dengan baik di Swiss. Dia pria yang sangat menarik dan saya menikmati kebersamaannya," tutur Ferguson.

Wenger juga merasakan bangga bisa didapuk masuk ke Hall of Fame Premier League. Sebuah kehormatan besar penghargaan ini didapatkan bersama dengan seorang Ferguson.

"Berbagi ini dengan Sir Alex adalah kehormatan besar bagi saya. Ini seperti dua petinju, Anda bertarung seperti orang gila. Pada akhirnya, Anda memiliki rasa hormat dan ini akan jadi kesempatan besar untuk bertemu dengannya," kata Wenger.