Kasus Selebrasi Kontroversial, Anelka Tolak Keputusan FA

Striker West Bromwich Albion, Nicolas Anelka
Sumber :
  • REUTERS/Darren Staples
VIVAbola – Nicolas Anelka menolak hukuman yang diberikan Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris. Striker West Bromwich Albion ini sekaligus menjelaskan selebrasi golnya yang dianggap kontroversial.

Anelka merayakan gol ke gawang West Ham United, 28 Desember lalu, dengan gestur “quenelle”. Gerakan tersebut dinilai kontroversial lantaran berkonotasi kebencian terhadap kaum Yahudi.

Setelah melakukan investigasi, FA memutuskan untuk mengganjar Anelka dengan hukuman larangan bermain minimal lima pertandingan. FA memberi waktu pemain senior Prancis itu untuk memberi tanggapan, paling lambat Kamis 23 Januari 2014, pukul 18.00 waktu setempat.


Anelka pun merespons keputusan FA yang baru dirilis Rabu kemarin. Melalui pesan di laman Facebook, mantan pemain Arsenal dan Chelsea ini dengan tegas melontarkan penolakan.


“Saya meminta Federasi (Sepakbola) Inggris menghapus tuduhan terhadap saya. Dan saya ulangi, saya tidak antisemit atau rasis,” tulis Anelka.


“FA sudah menyewa seorang ahli untuk memutuskan makna gestur quenelle saya. Keputusannya, gestur saya berkonotasi antisemit, yang menyebabkan saya didakwa oleh FA,” tambahnya.


Anelka juga mengunggah video di Twitter yang berisi penjelasan dari Presiden Dewan Perwakilan Institusi Yahudi di Prancis (CRIF), Roger Cukierman. Dalam video tersebut, Cukierman meyakini gestur “quenelle” Anelka tidak berkonotasi antisemit.


Lihat berita menarik lainnya di
.