Klopp Salahkan Petinggi Leicester Atas Pemecatan Ranieri

Manajer Liverpool, Juergen Klopp.
Sumber :
  • Reuters / Carl Recine

VIVA.co.id – Pemain Leicester City dituding ada di balik pemecatan Claudio Ranieri. Bos Liverpool, Juergen Klopp, mengaku terkejut dengan didepaknya Ranieri, tapi tak mau menyalahkan pemain The Foxes.

"Pemain tidak lebih kuat. Kami (pemain lama) lebih kuat pada masa lalu. (Keputusan) Sselalu tergantung pada dewan (petinggi klub)," kata Klopp, seperti dikutip Mirror, Senin 27 Februari 2017.

Laporan media menyebutkan bahwa pemain Leicester mengeluh pada petinggi klub, mendesak pemilik untuk memecat Ranieri. Klopp justru menyalahkan dewan klub, jika memang kabar tersebut benar bahwa klub lebih mendengarkan para pemain.

"Jika ada jalur langsung ke dewan, jika pemilik klub duduk dengan pemain dan bertanya, apa kabar dan mereka menjawab tidak bagus, mereka mengatakan karena manajer. Itu bukan tentang seberapa berkuasa (pemain)," ujarnya.

Klopp mengatakan pemain perlu memiliki kekuatan, tapi bukan dalam memecat manajer. "Saya tidak pernah mengalami situasi ini. Tidak pernah ada jalur langsung ke pemilik atau seperti itu. Selama para pemain bicara bersama, tidak ada masalah," ucap Klopp.

"Jika mereka mulai bicara tentang Anda, untuk ini Anda butuh telinga di sisi lain. Untuk menjaga hubungan (dengan pemain), tidak seperti datang setiap hari dan berpelukan satu sama lain. Kami menikmati pekerjaan. Saya tahu yang mereka mau, mereka tahu apa yang saya mau," katanya.

Menurut Klopp, sangat sederhana untuk membangun kebersamaan, dan tidak terlalu sulit. "Selama mereka bekerja keras, saya orang yang sangat baik. Tidak selalu saat latihan, tapi saya selalu memberikan respek," ujar Klopp.

"Saya bukan orang yang baik sebenarnya, tapi tidak ada pemain yang berharap saya membiarkan mereka untuk melakukan apa yang mereka suka. Mereka tahu seseorang harus membuat peraturan, dan sudah sejak lama saya membuatnya," ucapnya. (one)