Jalan Kaki setelah Makan Mampu Turunkan Gula Darah

Jalan kaki.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Para peneliti dari University of Otago, Selandia Baru, menyebut berjalan kaki selama 30 menit setelah makan malam dapat membantu mengatasi penyakit diabetes tipe 2.

Mengutip situs Medical Daily, Selasa, 18 Oktober 2016, Andrew Reynolds, peneliti University of Otago, mengatakan, pihaknya telah melakukan riset terhadap 41 pasien diabetes untuk menjalani percobaan selama dua minggu.

Adapun percobaan yang disarankan oleh para peneliti, kata Andrew, adalah pasien diabetes disarankan untuk berjalan selama 30 menit sehari.

Kemudian, setengah pasien berjalan setelah makan malam, dan setengahnya lagi sesuka mereka. Puluhan pasien juga dibekali dengan accelerometer serta perangkat untuk mengukur aktivitas fisik dan gula darah.
 
Hasilnya, para peneliti menemukan setengah pasien yang berjalan setelah makan malam mengalami penurunan gula darah lebih besar, dibanding pasien yang berjalan sesuai kehendak mereka selama 30 menit sehari.

"Perbedaannya mencapai 12 persen. Sebagian besar dari efek ini berasal dari penurunan yang sangat signifikan ketika berjalan setelah makan, penurunan gula darah bahkan mencapai 22 persen,” ungkap Andrew.
 
Ia menambahkan, hanya dengan berjalan 30 menit sehari setelah makan malam, bisa membuat pasien terlepas dari ketergantungan insulin, atau pun hendak meningkatkan dosis dari obat penangkal diabetes itu.
 
“Peningkatan dosis insulin pada gilirannya berhubungan dengan berat badan pada pasien diabetes tipe 2. Banyak dari mereka yang menjadi kelebihan berat badan atau obesitas,” tuturnya.

Meski tidak menyembuhkan namun penelitian ini cukup berarti dalam membantu mengatur gula darah pasien diabetest tipe 2. Dengan gula darah turun di malam hari otomatis kadarnya akan bisa terkontrol saat pagi hari.