200.000 Pengguna di AS Hapus Aplikasi Uber

Chief Executive Officer Uber, Travis Kalanick.
Sumber :
  • Danish Siddiqui / Reuters

Kalanick merupakan salah satu petinggi perusahaan teknologi yang cukup vokal dalam menentang kebijakan Trump soal pelarangan imigrasi. Bahkan ia mendukung para mitra pengemudinya yang kesulitan karena terkena dampak dari aturan imigrasi ala Trump.

"Kami akan bermitra dengan siapapun di dunia selama mereka membuat transportasi di kota-kota jadi lebih baik, menciptakan kesempatan kerja, sehingga lebih mudah untuk mendapatkan sekitar, mendapatkan polusi dari udara dan lalu lintas dari jalanan," tutur Kalanick.

Sayangnya, hanya Kalanick yang memprotest Trump dengan cara undur diri. Koleganya, CEO Tesla, Elon Musk memilih untuk tetap di kursi dewan penasehat Trump.