BMKG: Saat Equinox Suhu Udara Tak Sampai 40 Derajat

Pemantauan cuaca di BMKG
Sumber :
  • VIVA.co.id/M. Ali. Wafa

VIVA.co.id – Banyak informasi beredar jika Equinox akan terjadi besok dan membuat suhu panas. Dikatakan dalam rumor yang beredar, suhu saat Equinox akan mencapai 40 derajat celsius.

Badan Meteorologi dan Geofisika Klimatologi (BMKG) membantah hal itu. Suhu saat terjadi Equinox, tepatnya pada 21 Maret dan 23 September, maksimal hanya sampai 36 derajat celsius.

"Keberadaan fenomena tersebut tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis. Kita ketahui, rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia bisa mencapai 32-36 derajat celsius," kata Kepala BMKG, Andy Eka Sakya, kepada VIVA.co.id, Senin, 20 Maret 2017.

Andy menjelaskan, Equinox bukan merupakan fenomena seperti HeatWave yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah, yang dapat mengakibatkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama. Suhu rata-rata di Indonesia, tidak sampai 40 derajat. Oleh karena itu, Andy mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir akan dampak Equinox, apalagi sampai menyebarkan berita hoax.

"Secara umum kondisi cuaca di wilayah Indonesia cenderung masih lembap atau basah. Beberapa wilayah Indonesia saat ini sedang memasuki masa transisi atau pancaroba. Maka ada baiknya masyarakat tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan," katanya.

Equinox adalah salah satu fenomena astronomi dimana Matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun. Pada dua hari tersebut, durasi siang dan malam akan sama di dua belahan bumi. (mus)