Mengenal BFR, Wahana Tercanggih SpaceX

CEO SpaceX, Elon Musk menjelaskan wahana BFR
Sumber :
  • YouTube

Basis di permukaan Mars akan dibangun dari waktu ke waktu sejalan dengan banyaknya kebutuhan dan awak yang datang ke Planet Mars. 

Pulang pergi Bulan

Wahana BFR juga bisa dimanfaatkan untuk bolak balik ke Bulan. Misi ke bulan tak sekompleks misi ke Planet Mars. Untuk ke bulan, tak memerlukan produksi propelan di permukaan satelit bumi tersebut, sebab jaraknya relatif dekat dengan bumi. 

Dengan demikian, maka BFR memungkinkan untuk kembali ke bumi begitu mengirimkan awak ke bulan. BFR hanya perlu mengisi bahan bakar di tengah perjalanan menuju bulan. 

Untuk memuluskan misi di permukaan bulan, SpaceX sudah menyiapkan Moon Base Alpha, atau basis di permukaan bulan. 

"Saat ini adalah 2017, sudah saatnya kita harus memiliki basis di bulan," ujarnya. 

Keliling dunia

Kemampuan lain yang bisa dijalani BFR yaitu mengelilingi dunia dalam waktu singkat. BFR menawarkan perjalanan antarnegara yang ringkas dan efisien. 

BFR memiliki kemampuan terbang dengan kecepatan maksimal 27 ribu kilometer per jam. 

Perjalanan antarkota di berbagai negara ditempuh rata-rata kurang lebih 30 menit. Dan penumpang BFR bisa mengelilingi dunia dalam waktu kurang lebih sejam. Dengan demikian bisa memangkas penerbangan panjang antar negara. 

Dia mengatakan jika SpaceX berpikir membangun sistem ini untuk pergi ke Bulan dan Mars, mengapa tidak bisa pergi ke lokasi lain di Bumi dengan sistem  BFR.

"Hal luar biasa pergi ke antariksa (dengan sistem BFR) yaitu tidak ada friksi, ini lembut layaknya sutera. Tak ada turbulensi, dan tak ada (gangguan) lainnya," katanya. 

Menariknya lagi, penumpang tak perlu khawatir dengan biaya terbang di bumi dengan wahana BFR. Musk menegaskan biaya terbangnya bisa disetarakan dengan biaya maskapai pada umumnya.