Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Kamis, 13 Februari 2020 | 17:07 WIB

Pantau COVID-19 Lewat Platform Supaya Tak Jatuh Korban Lagi

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Novina Putri Bestari
Foto :
  • iHeartRadio
Virus Corona.

VIVA – Sebuah program diciptakan untuk melakukan pemetaan dan menghindari wabah Virus Corona (COVID-19). Ini dilakukan agar warga China bisa lebih mempersiapkan diri terhadap wabah mematikan itu.

Dua platform lalu diciptakan oleh perusahaan pemetaan data QuantUrban dan pengembang pihak ketiga Wechat. Dikutip laman Straits Times, Kamis, 13 Februari 2020, platform ini untuk memberikan informasi resmi dari lingkungan tempat kasus Virus Corona datang dan memetakannya secara geografis.

Baca Juga

Dengan platform itu pengguna bisa mengukur seberapa dekat dengan lokasi yang terinfeksi wabah COVID-19. Program WeChat dinamakan Yikuang atau berarti Situasi Epidemi (Epidemic Situation). Platformnya mencakup kota-kota selatan di wilayah Shenzhen dan Guangzhou, sedangkan untuk peta berbasis browser mencakup sembilan kota.

Seorang manajer toko yang bekerja di Shenzhen, April, mengatakan kotanya bisa menjadi wilayah dengan wabah terbesar dalam beberapa waktu ke depan. Potensi itu semakin besar ketika data pemerintah soal penyebaran dan korban Virus Corona yang datang sangat lamban.

Terpopuler

"Melihat peta membuat nyaman secara psikologi. Anda tidak bisa menjamin tidak akan ada kasus baru, namun Anda bisa menghindari area yang telah terkena," klaim April.

Kasus yang dikonfirmasi di Shenzhen telah naik dengan cepat, di mana jumlahnya tercatat 245 kasus COVID-19 pada 3 Februari lalu. Angka itu membuat Shenzhen menjadi kota paling parah yang terdampak dari kota utama di China seperti Beijing, Shanghau, dan Guangzhou.

"Kami ingin menambahkan informasi di peta. Jadi publik bisa melihat lebih baik bagaimana situs epidemi terdistrbusi secara lebih intuitif, dan juga, mengingatkan semua orang membuat perlindungan yang memadai," kata Pendiri dan Kepala Eksekutif QuantUrban, Yuan Xiaohui.

Untuk membantu pemetaan, kabarnya banyak relawan yang membantu agar peta selalu memperbarui informasinya. Yuan juga melakukan hal yang sama untuk tetap update.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - sekitar 1 bulan lalu
Terbaru