Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 18 Maret 2020 | 06:15 WIB

9 Langkah Pencegahan Corona, Berlaku untuk Driver Ojol dan Pengguna

Foto :
  • Istimewa
Driver ojek online.

VIVA? – Wabah Virus Corona COVID-19 yang melanda di banyak negara telah menjadi perhatian khusus, terutama Indonesia. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melabeli Corona sebagai pandemi. Tak ayal, beberapa industri seperti transportasi online juga mengambil langkah khusus untuk mencegah penyebarannya.

Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono mengimbau supaya mitra pengemudi ojek online atau driver ojol dan pengguna melakukan beberapa langkah antisipasi. Sebab, transportasi seperti motor atau roda dua menjadi lini vital di Tanah Air.

Baca Juga

"Kami juga mengingatkan bagi pengguna yang rutin pakai ojol sebagai alat transportasi agar membawa helm standar SNI sendiri. Ini tujuannya untuk kesehatan, kenyamanan, dan keamanan," kata Igun di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.

Sementara untuk para driver ojol, ia pun memberikan beberapa imbauan untuk dilakukan guna mencegah penyebaran Virus Corona lebih lanjut. Berikut beberapa imbauan dari Garda:

Terpopuler

1. Gunakan masker kesehatan ataupun seri masker N-95

2. Upayakan menggunakan helm SNI berpenutup wajah

3. Gunakan sarung tangan bersih higienis

4. Gunakan atribut lengkap tertutup

5. Tutup bagian leher dengan buff atau syal

6. Gunakan sepatu tertutup atau kaos kaki

7. Upayakan membawa hand sanitizer atau sabun cair mengandung antiseptik

8. Atribut ojol jangan langsung dimasukkan ke dalam rumah, cuci dengan disinfektan

9. Siapkan plastik atau kantong khusus untuk menyimpan uang kertas atau logam

Sebelumnya dilaporkan bahwa bekas pesaing Gojek dan Grab di Asia Tenggara, Uber, menawarkan pengiriman gratis makan lewat layanan Uber Eats untuk warga Amerika Serikat (AS) dan Kanada yang mengalami lockdown atau isolasi diri akibat wabah Virus Corona COVID-19.

Head of Uber Eats untuk AS dan Kanada, Janelle Sallenave, mengatakan layanannya juga sekaligus untuk kampanye restoran lokal yang baru pada aplikasi, baik melalui aplikasi maupun email. Pengiriman gratis makanan ini juga membebaskan pelanggan yang ingin memberi uang tip untuk karyawan yang melakukan pengantaran.

"Kami tetap memberi dukungan secara finansial jika ada karyawan pengiriman yang terpapar Virus Corona," kata Janelle, seperti dikutip dari situs Tech Radar. COVID-19 secara global sudah terkonfirmasi memiliki 170.489 kasus dengan kematian 6.521 orang. Saat ini wabahnya sudah menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - sekitar 1 bulan lalu
Terbaru