Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Kamis, 26 Maret 2020 | 12:55 WIB

Beredar WhatsApp Gold Khusus Orang-orang Kaya, Mohon Abaikan Saja

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Dinia Adrianjara
Foto :
  • Pixabay
WhatsApp.

VIVA – Beberapa hari belakangan ini muncul kembali pesan berantai berita mengenai WhatsApp Gold, layanan yang disebut digunakan oleh para selebriti dan orang kaya dengan akses ke fitur tersembunyi. Dapat dipastikan kalau pesan instan milik Facebook itu hoax, sehingga mohon diabaikan saja.

Menurut juru bicara WhatsApp, hoax tersebut sebenarnya bukan hal baru, karena sebelumnya pernah beredar luas pada 2016 oleh internet scammers dan muncul kembali setiap beberapa tahunnya. Hal ini mengingat pengguna WhatsApp sekarang sedang tinggi di tengah pandemi Virus Corona COVID-19.

Baca Juga

Jadi, kemunculan hoax WhatsApp Gold tidaklah mengejutkan. Sebelumnya, pesan tersebut berbunyi,"Hei akhirnya Whatsapp Gold versi rahasia telah bocor. Versi ini hanya digunakan oleh selebriti besar. Sekarang kita bisa menggunakannya juga". Pesan ini biasanya disertai dengan tautan untuk pengguna mengunduh WhatsApp Gold hoax tersebut.

Dikutip dari situs Metro, Kamis 26 Maret 2020, menurut laporan, biasanya hacker atau peretas menggabungkan tipuan Whatsapp Gold dengan video yang disebut 'Dance of the Pope', untuk membuat para korban akhirnya membuka tautan.

Terpopuler

"Sebarkan berita. Jika Anda menerima pesan untuk memperbarui ke Whatsapp Gold, jangan klik! Harap informasikans semua kontak dari daftar Anda untuk tidak membuka video yang disebut 'Dance of the Pope'. Ini adalah virus yang memformat ponsel Anda. Waspadalah itu sangat berbahaya," tulis pengguna WhatsApp, Kris Luckraj.

WhatsApp memang memperkenalkan fitur-fitur baru setiap saat. Namun perusahaan itu sangat terbuka tentang apa saja fitur yang akan dikeluarkan dan kapan waktunya. Setiap pembaruan pun akan dikeluarkan dari aplikasi itu sendiri dan bukan mengklik tautan yang disematkan di dalam pesan.

Jika Anda mendapat pesan yang menjanjikan fitur tambahan atau peningkatan saat mengisi detail informasi pribadi atau mengklik tautan, maka Anda harus mengabaikan pesan itu dan langsung menghapusnya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Polisi Tangkap 22 Penyebar Berita Bohong Soal Corona
TVONE NEWS - 2 bulan lalu
Terbaru