Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 27 Maret 2020 | 10:24 WIB

Gawat! Pandemi COVID-19 Ancam Peluncuran iPhone 12

Foto :
  • vstory
iPhone 12.

Warta Ekonomi.co.id, Bogor – Pandemi Virus Corona COVID-19 telah membuat acara besar seperti Olimpiade 2020 ditunda. Tak cuma itu, iPhone 12 yang diperkirakan akan rilis pada musim gugur mendatang dilaporkan berpotensi ditunda, menurut narasumber anonim yang menolak identitasnya disebutkan.

"Apple masih terancam masalah rantai pasokan karena penutupan toko dan pabrik secara agresif di China demi memerangi corona," kata sumber itu, dilansir dari CNET, Jumat, 27 Maret 2020.

Baca Juga

Selain itu, Apple juga mengkhawatirkan potensi loyonya pasar dalam membeli perangkat baru karena eksistensi pandemi Corona. Sayangnya, perusahaan tak segera menanggapi permintaan komentar.

Bukan itu saja, raksasa teknologi AS itu pun mesti mengatasi masalah gangguan rantai pasokan (suplay chain) karena penutupan fasilitas di China, serta perlambatan ekonomi global.

Terpopuler

Yang jelas, segala keputusan ada di tangan Apple, pakah perusahaan itu bakal menunda perilisan, seperti yang dilakukan berbagai pemain di industri film block-buster Amerika Serikat?

 

Sebelumnya diberitakan, nilai valuasi perusahaan besutan Steve Jobs, Apple Inc turun di bawah US$1 triliun saat perdagangan dibuka pada Senin (24/3/2020). Hal ini membuat pesaingnya, Microsoft Corp menjadi satu-satunya perusahaan dengan valuasi di atas ambang 13 digit.

Dilansir dari Bloomberg (24/3/2020) saham Apple turun sebanyak 4,9% pada jam 9.40 pagi di New York, membawa nilai valuasi pembuat iPhone menjadi sekitar US$960 miliar. Setelah Corona, Apple telah terhambat oleh kekhawatiran rantai pasokan di China dan telah menutup toko di seluruh dunia.

Saham Apple sempat merosot di bawah level US$1 triliun pada menit terakhir perdagangan pada Jumat, sebelum kembali menutup tepat di atas US$1 trilliun.

Saham Apple telah kehilangan 25% tahun ini karena penyebaran virus corona mengguncang pasar global dan membatasi kegiatan ekonomi. Microsoft telah turun 14%, menempatkan nilai pasarnya di US$1,03 triliun.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - sekitar 1 bulan lalu
Terbaru