Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 1 April 2020 | 15:35 WIB

Kesampingkan Dulu Wabah Corona, Pink Moon Siap Menyapa Bumi

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Dinia Adrianjara
Foto :
  • The Sun
PInk Moon.

VIVA – Kesampingkan dahulu wabah Virus Corona COVID-19, karena ada Pink Moon siap menyapa penduduk Bumi pada 8 April 2020. Ini juga akan menjadi fenomena yang sangat istimewa karena Bulan akan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya, atau dikenal Super Moon.

Istilah Pink Moon mengacu pada Bulan Purnama yang terjadi setiap April dan dinamai sesuai dengan bunga musim semi merah muda yang muncul pada saat yang sama.

Baca Juga

Namun, Bulan tidak akan benar-benar terlihat berwarna merah muda, tetapi oranye sedikit pucat. Masyarakat bisa melihat Pink Moon berwarna jingga oranye ini pada Rabu dini hari, 8 April mendatang.

Ungkapan Pink Moon sebenarnya muncul karena bunga musim semi yang disebut Wild Ground Phlox, muncul di Amerika Serikat (AS) pada saat yang sama dengan Bulan Purnama.

Terpopuler

Dilansir dari The Sun, Rabu, 1 April 2020, fenomena alam ini juga selalu dikaitkan dengan penanggalan Paskah bagi umat Nasrani, karena muncul setelah titik balik musim semi.

Selain Pink Moon, fenomena ini juga dikenal sebagai Egg Moon, Full Sprouting Grass Moon, Growing Moon, atau Full Fish Moon.

Pink Moon akan terlihat berwarna oranye saat muncul karena ketika bulan purnama besar terlihat rendah di langit, bulan dilihat melalui ketebalan atmosfer Bumi yang lebih besar.

Atmosfer yang kayak oksifen dan nitrogen menyaring panjang gelombang cahaya bulan putih, ketika Bulan dekat dengan cakrawala.

Proses penyaringan ini, atau dikenal sebagai pembiasan cahaya, menghasilkan lebih banyak komponen merah cahaya Bulan yang bergerak langsung ke mata. Karena itu, Bulan akan tampak berwarna merah atau oranye.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - sekitar 1 bulan lalu
Terbaru