Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Menabur Data Pribadi ke Publik Jangan seperti Memutar Telapak Tangan

Kamis, 9 Juli 2020 | 19:09 WIB
Foto :
  • Frolgate Technology Group
Ilustrasi hacker memindahkan data pribadi korban.

VIVA – Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) menegaskan bahwa data pribadi tidak boleh sembarangan disebar ke publik. Artinya, harus ada syarat berupa izin jika sebuah data sensitif dapat dipublikasi, dan jangan seperti memutarbalikkan telapak tangan. Di sinilah yang masih menjadi perdebatan.

"Ketika seseorang menginstall aplikasi di ponselnya, apakah dia bisa dikatakan sudah informed consent? Itu yang masih jadi perdebatan. Level consent-nya seperti apa," kata Deputi Direktur Riset ELSAM, Wahyudi Djafar, saat melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum mengenai Perlindungan Data Pribadi dengan Komisi I DPR, Kamis, 9 Juli 2020.

Baca Juga

Ia juga menjelaskan peraturan perundang-undangan perlindungan data pribadi di beberapa negara, termasuk Uni Eropa dengan GDPR, ada persyaratan soal persetujuan tersebut. Pertama adalah consent harus diberikan secara bebas dan murni, sehingga subyek data atau si pemilik data, tahu dan sadar jika memberikan persetujuan.

Read more...
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler