Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Kalau Tidak Perlu, Jangan Simpan Ini di Hape karena Berisiko Hilang

Senin, 3 Agustus 2020 | 16:17 WIB
Foto :
  • TechCrunch
Hacker mengambil data pribadi korban.

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau generasi muda untuk selektif dalam memasang aplikasi yang digunakan di gadget atau gawai. Menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, hal itu sebagai upaya untuk melindungi data pribadi dalam dunia digital.

"Fakta menunjukkan bahwa 93 persen warganet mengumbar data pribadi mereka di dunia digital. Sementara itu 44 persen lainnya membagikan data pribadi mereka ke publik, bahkan 21 persennya membagikan data pribadi secara sukarela kepada orang yang tidak dikenal," kata dia, seperti dikutip dari situs resmi Kominfo, Senin, 3 Agustus 2020.

Baca Juga

Semuel juga mengingatkan masyarakat perlu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang bagaimana menjaga data pribadi, terutama ketika memasang aplikasi digital agar kerahasiaannya tetap terjaga.

Sebagai informasi, kasus kebocoran data pribadi beberapa waktu lalu yang bikin geger Indonesia antara lain Facebook dengan 87 juta pengguna di dunia pada 2018, Lion Air dengan 7,8 juta data penumpang pada 2019, serta Tokopedia dengan 91 juta data pengguna pada tahun ini.

Read more...
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler