Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Data Nasabah KreditPlus Bocor, Kominfo dan BSSN Harus Sering Blusukan

Rabu, 5 Agustus 2020 | 08:00 WIB
Foto :
  • Dokumen CISSReC
Chairman lembaga riset keamanan siber CISSReC, Pratama Persadha.

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah meminta klarifikasi dan laporan dari manajemen startup fintech KreditPlus atas dugaan pencurian data yang mengakibatkan kebocoran data nasabah, sekaligus mengambil langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan data pribadi penggunanya.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengaku telah mengirimkan surat ke KreditPlus. "Kami sudah bersurat ke Kreditplus untuk mengklarifikasi hal itu sekaligus melaporkan ke Kominfo terkait isu kebocoran ini," katanya di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020.

Baca Juga

Baca: 896 Ribu Data Pribadi Pengguna KreditPlus Bocor

Kreditplus sendiri diduga mengalami kebocoran data saat data yang diduga miliknya muncul di RaidForums, situs jual-beli data ilegal. Sebanyak 896 ribu data pribadi pengguna Kreditplus yang berisikan nama, KTP, email, status pekerjaan, alamat, data keluarga penjamin pinjaman, tanggal lahir, nomor telepon, diduga bocor ke tangan peretas atau hacker.

Semuel juga mengingatkan, sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), KreditPlus memiliki kewajiban memenuhi Standar Pelindungan Data Pribadi yang dimuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Menkominfo Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik.

"Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga keamanan akun masing-masing. Masyarakat sebaiknya rutin mengganti password dan tidak mudah percaya dengan pihak lain yang meminta password maupun kode one time password (OTP)," tuturnya.

Read more...
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler