Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Data Pribadi Pengguna Bocor, Grab Kena Denda Rp108 Juta

Kamis, 17 September 2020 | 06:20 WIB
Foto :
  • VIVA/Novina Putri Bestari
Aplikasi Grab.

VIVA – Komisi Perlindungan Data Pribadi (Personal Data Protection Commission/PDPC) Singapura menjatuhkan denda sebesar Rp108 juta (S$10 ribu) kepada aplikasi layanan taksi online milik Grab, GrabHitch, karena dinilai telah melakukan update aplikasi yang membuat data pribadi pengguna bocor, sehingga ada ancaman terjadinya penyalahgunaan.

PDPC menyebutkan pembaruan aplikasi milik pesaing Gojek itu membuat sejumlah data pribadi pengguna dan mitra pengemudi atau driver berisiko diakses secara tidak sah.

Baca Juga

Baca: Isu Terbaru Gojek dan Grab: Diskon hingga Merger

Hal ini termasuk pelanggaran keempat dari peraturan data pribadi dan tergolong penyebab kekhawatiran yang signifikan. Meski pembaruan aplikasi terebut hanya berlangsung selama 40 menit, karena Grab langsung mengembalikan ke aplikasi versi sebelumnya dan mengambil langkah korektif.

"Bisnis Grab melibatkan pemrosesan data pribadi dalam jumlah besar setiap harinya. Hal ini menjadi penyebab kekhawatiran yang 'signifikan'," kata Wakil Komisaris PDPC, Yeong Zee Kin, seperti dikutip dari situs Channel News Asia, Kamis, 17 Spetember 2020.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler