WhatsApp Pintu Masuk Pegasus Intai Pejabat Negara, Waspadalah Jokowi

Presiden Joko Widodo.
Sumber :
  • Dokumentasi Setpres.

Dengan metode yang sama dan mengirimkan file lewat WhatsApp, juga bisa menyebabkan peretasan. Tidak hanya aplikasi WhatsApp yang bisa dimonitor, tetapi semua aplikasi yang terinstal di dalam smartphone tersebut. Lebih jauh lagi Pegasus dapat mengumpulkan semua data ponsel.

Jika malware berhasil ditanamkan, data dari ponsel bisa disedot dan dikirim ke server. Bahkan, yang lebih mengerikan, Pegasus bisa menyalakan kamera atau mikrofon pada ponsel untuk membuat rekaman secara rahasia.

Pegasus bisa melakukan segala hal di smartphone dengan kontrol dari dashboard. Bahkan, bisa melakukan pengiriman pesan, panggilan, dan perekaman tanpa sepengetahuan pemilik ponsel.

Kasus tersebut seharusnya menjadi pengingat pentingnya Indonesia mengembangkan perangkat keras sendiri serta aplikasi chat serta email yang aman ketika negara menggunakannya.

Dengan demikian, kata Pratama yang juga dosen pascasarjana pada Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), akan mengurangi risiko eksploitasi keamanan oleh pihak asing.

Seseorang sedang menelepon pakai iPhone depan kantor NSO Group di Israel.

Photo :
  • The Times of Israel

Oleh karena itu, pakar keamanan siber dari CISSReC ini menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh pejabat negeri ini tidak lagi memakai WhatsApp karena menjadi pintu masuk Pegasus.