Bos Facebook Jadi Korban Peretas Remaja Arab

Akun media sosial Mark Zuckerberg diretas
Sumber :
  • www.softpedia.com

VIVA.co.id – Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg sedang menjadi incaran para peretas. Beberapa akun media sosial milik bos Facebook itu, kemarin, telah dibobol oleh peretas asal Arab Saudi.

Kelompok peretas yang mengaku bernama OurMine itu meretas akun Twitter, Pinterest, LinkedIn sampai Instagram milik Chief Executive Officer (CEO) Facebook tersebut.

Dikutip dari BBC, Senin 6 Juni 2016, peretas OurMine juga telah mengubah tampilan akun media sosial Zuckerberg. OurMine juga telah mengundang bos Facebook untuk menghubungi mereka. Peretas telah menemukan akun Twitter Zuckerberg yang beralamat pada @finkd.

"Hai @finkd, kami telah mendapatkan akses akun Twitter, Instagram, dan Pinterest  Anda. Kami hanya menguji keamanan Anda, silakan kirim DM (pesan langsung) kepada kami," tulis peretas dalam akun Twitter mereka.

Beberapa laporan menyebutkan, kemungkinan peretas bisa membobol akun media sosial bos Facebook itu terkait dengan peretasan LinkedIn pada 2012. Pada kasus peretasan platform situs profesional itu, peretas mendapatkan beberapa password dari akun yang ada di profil LinkedIn.

Sebelum mengambil alih akun Twitter Zuckerberg, dikutip dari Softpedia, peretas mengaku mereka mendapatkan akun Twitter bos Facebook itu dari pembobolan data LinkedIn. Peretas kemudian membobol password akun Zuckerberg dan menggunakan password itu untuk membobol akun media sosial Zuckerberg lainnya.

Begitu bisa mengakses akun tersebut, peretas kemudian mengubah logo pada akun dan memposting beberapa pesan yang 'panas'.

Merespons pengambilalihan akun bos Facebook itu, Twitter kemudian menghapus postingan 'panas' dan menangguhkan akun Twitter peretas tersebut.

Sementara kru Pinterest diketahui butuh beberapa jam untuk menghapus profil pada akun Zuckerberg yang dibobol peretas.

Sedangkan terkait dengan akun Instagram bos Facebook itu, meski peretas mengklaim membobol akun itu, tapi sejauh ini belum ada yang memverifikasi klaim peretas itu.

Untuk akun LinkedIn Zuckerberg, peretas menuliskan password akun LinkedIn bos Facebook itu adalah 'dadada'.

Soal profil OurMine, dalam catatan perusahaan riset Akamai pada Juli 2015, kelompok ini dikenal gemar membobol akun media sosial dengan meluncurkan beberapa serangan mematikan Distributed Denial of Service (DDoS) pada institusi finansial.

Pada Januari 2016, kelompok peretas ini juga menyita perhatian dengan meretas dan mencuri 200 ribu pengguna yang tergolong penting.

Akami meyakini anggota OurMine berbasis di Arab Saudi, Beberapa sumber bahkan meyakini anggota OurMine adalah remaja Arab Saudi, jumlahnya antara empat sampai enam orang.